LANGIT7.ID, Australia - Muhammadiyah Australia College (MAC) telah beroperasi selama dua pekan sejak diresmikan pada 31 Januari 2022. Melansir laman resmi Muhammadiyah, disebutkan bahwa para siswa untuk sekolah jenjang TK-SD tersebut telah melalui beberapa pelajaran tatap muka.
Di luar mata pelajaran umum sesuai kurikulum pendidikan Australia, mereka juga mendapatkan pelajaran agama. Salah satunya adalah pelajaran Alquran.
“Kami percaya bahwa setiap anak itu unik, memiliki beragam kemampuannya masing-masing, dan mereka semua seharusnya diberikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan terbaik, baik pendidikan Keislaman maupun pendidikan umum di Australia,” ungkap Kepala Sekolah MAC, Muhammed Edwards, Kamis (10/2/2022).
Pada pekan pertama, para murid diketahui telah mempelajari sifat bunyi-bunyian dan pelafalan dalam setiap huruf bahasa Arab. Mereka juga mempelajari kaidah dan hukum tajwid.
Baca Juga: Resmi Beroperasi, Muhammadiyah Australia College Diisi Siswa Berbagai Bangsa
Pada pekan kedua, MAC untuk pertama kali mengajarkan kepada para murid cara membaca Alquran yang benar kepada masing-masing siswa, disesuaikan dengan tingkat pemahaman mereka terhadap materi di pekan pertama.
“Kami sangat menekankan kualitas dibandingkan dengan kuantitas. Pelajaran Iqra, Alquran, dan tajwid telah dibagi ke dalam fokus grup yang dipandu oleh satu sampai dua orang pendidik. Setiap grup maksimal diisi oleh 5 orang siswa agar setiap dari mereka mendapatkan cukup waktu untuk belajar satu per satu dengan guru mereka,” jelas Muhammed Edwards.
Selain masuk dalam sistem mata pelajaran, MAC juga menyediakan kelas tambahan pelajaran Alquran di hari Senin-Jumat pada pukul 08.00-08.30 pagi dan 03.20-04.00 sore waktu Australia.
MAC juga membuka kelas bagi orangtua siswa baik dari MAC ataupun sekolah lain di Australia yang ingin anak-anaknya mendapatkan pelajaran tambahan terkait Keislaman hingga program membaca atau menghafal Alquran.
(jqf)