LANGIT7.ID, Jakarta -
YouTube menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kreatifitasnya. Sebab modalnya low budget, namun bisa mempunyai penghasilan tetap.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat, kenaikan jumlah pengguna internet Indonesia sebesar 8,9 persen atau setara 25,5 juta pengguna pada tahun 2020.
YouTube seperti menjadi salah satu upaya untuk meraup cuan. Peluang bisnis ini pun kian marak di tengah krisis pandemi.
Data SocioBuzz menunjukkan peningkatan jumlah pendaftaran konten kreator hingga tiga kali lipat selama pandemi Covid-19, yaitu dari 2.552 user per bulan menjadi 7.730 user baru per bulan.
Baca Juga: Belajar dari Youtube, Sulap Usaha Gerobak Jadi Angkringan ModernPeningkatan tertinggi berasal dari segmen milenial 45,93 persen dan Gen Z 51,56 persen. Namun persaingan untuk menjadi konten kreator masih terbuka luas bagi pendatang baru.
Alasannya penonton YouTube berasal dari berbagai kelas dan memiliki segmentasinya sendiri. Berikut tips menjadi konten kreator YouTube dengan modal low budget.
1. Cukup dengan SmartphoneSmartphone atau ponsel pintar kini menjadi andalan yang sering digunakan masyarakat untuk mengakses berbagai kebutuhannya, termasuk membuat konten kreatif.
Dengan bermodalkan ponsel pintar ini, Sahabat Langit7 tidak perlu lagi mengeluarkan modal besar untuk kebutuhan pembuatan konten kreatif. Ini karena dari ponsel pintar yang sudah mendukung proses pengambilan video, rekaman suara, proses edit, hingga unggah ke YouTube.
Tapi ingat, karena ponsel pintar ini digunakan untuk segala kebutuhan pembuatan konten kreatif, maka ada baiknya Sahabat Langit7 mempersiapkan ponsel pintar dengan spesifikasi yang mendukung ya.
2. Asah Kemampuan EditingSebagai konten kreator pemula, tentu saja Sahabat Langit7 melakukan seluruh kegitan produksi video secara mandiri. Untuk itu, kemampuan editing juga menjadi bagian penting yang perlu dikuasai.
Tersedia banyak aplikasi editing video yang disediakan, seperti Cap Cut, Kinemaster, Vivavideo, dan lainnya. Untuk bisa memahami dan menguasi hal tersebut, tentu saja Sahabat Langit7 bisa kembali kepada konten tutorial di YouTube.
3. TopikTopik di sini berarti minat atau tema Sahabat Langit7 terkait video yang akan diangkat. Ada banyak sekali topik yang bisa dibahas untuk menyasar segmentasi tertentu.
Untuk Top 5 kategori konten yang dihadirkan dari para konten kreator Milenial dan Gen-Z adalah lifestyle, fashion, beauty, travel, serta food & drink.
4. KonsistenSebagai YouTuber pemula, ada baiknya Sahabat Langit7 konsisten dengan unggahan video yang sesuai dengan topik. Hal ini dilakukan demi meningkatkan traffic awal akun YouTube yang telah dibuat.
Ingat, konsistensi ini penting agar algoritma YouTube dapat membaca kanal dan video yang Sahabat buat. Sehingga YouTube dapat merekomendasikan video tersebut kepada komunitas yang sesuai dengan topik.
(bal)