LANGIT7.ID, Jakarta - Persaingan produsen otomotif dunia yang ada di Indonesia kini semakin sengit. Bagaimana tidak, kehadiran brand asal China, Wuling berhasil menyedot perhatian pengguna kendaraan di Tanah Air.
Wuling mewujudkan ambisinya memasuki pasar Indonesia dengan membangun pabrik di kawasan industri Deltamas, Cikarang, Jawa Barat, pada 20 Agustus 2017. Wuling mampu bersaing dengan pabrikan otomotif dari Jepang, Korea, maupun Eropa.
Baca juga: Jokowi Lepas Ekspor Perdana Toyota Fortuner Ke AustraliaSeolah tutup telinga dengan stigma mengenai produk China, Wuling tetap bergerak maju secara bertahap. Produksi Wuling pertama kali ialah pada segmen mobil keluarga 7-penumpang, Low Multi Purpose Vehicle (LMPV), Confero S 1.5L.
Bisa dibilang, Wuling merusak tatanan harga pasar merek-merek mobil asal Jepang. Hal ini lantaran Wuling mampu menghadirkan fitur-fitur teknologi hingga kenyamanan tingkat tinggi dengan banderol terjangkau, salah satunya pada model Cortez 1.8L.
Cortez 1.8L hampir setara dengan Toyota Innova dan beberapa merek kelas MVP asal Jepang lainnya. Wuling Cortez dilengkapi puluhan fitur mewah berteknologi dengan harga kisaran mulai dari Rp217 jutaan, sementara MVP seperti Innova berada di kisaran Rp355 juta - Rp450 jutaan.
Tak hanya itu, Wuling juga menghadirkan SUV Almaz yang sempat menggegerkan dunia otomotif Tanah Air. Mobil ini mampu bersaing dengan HR-V keluaran Honda. Memiliki fitur melimpah, Wuling Almaz dipasarkan dengan harga yang jauh dari kompetitornya di kelas SUV.
Baca juga: Upaya Pemerintah Perkuat Ekonomi Lewat Sektor Properti dan OtomotifMelihat spesifikasi pada mesinnya yang dibekali turbocharger, Wuling Almaz mampu head-to-head dengan Honda CR-V. Dengan banderol mulai dari Rp265,5 juta - 341,8 juta, Wuling Almaz seolah mengusik segmen Honda HR-V yang berkisar Rp340 juta - Rp380 juta.
Meski belum merajai pasar otomotif di Indonesia, Wuling terpantau memiliki peningkatan penjualan setiap tahunnya. Hal itu terbukti dengan rasa penasaran masyarakat terhadap Wuling yang semakin meningkat.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dari sisi wholesales, Wuling Motors menjual sebanyak 17.002 unit pada 2018. Capaian tersebut meningkat hingga 236,7 persen dari 2017 yang hanya mencapai 5.050 unit.
Baca juga: Pemerintah Lanjutkan Program PPnBM DTP Tahun IniTak berhenti sampai disitu, peningkatan penjualan wholesales terjadi pada 2019. Tercatat Wuling berhasil melakukan penjualan sebanyak 22.343 unit. Artinya, jumlah itu naik 31,4 persen dari wholesales Wuling Motors pada 2018.
Meski demikian, kinerja Wuling sempat menciut di 2020. Hal itu disebabkan gelombang awal pandemi Covid-19 yang membuat penjualan wholesales Wuling hanya 6.581 unit atau menurun 70,5 persen pada 2019.
Namun, peningkatan kembali terjadi di 2021. Secara wholesales, Wuling mengalami peningkatan mencapai 288,5 persen. Secara keseluruhan, Wuling mampu mengirimkan produknya ke dealer sebanyak 25.546 unit di 2021. Angka tersebut merupakan yang tertinggi dalam dua tahun terakhir.
Baca juga:
Kemenperin Optimalisasi Segmen Mobil di Bawah 1.500 cc
Wuling Almaz dan Hyundai Creta Sama-sama Laris, Pilih Mana?(asf)