LANGIT7.ID, Jakarta - Pengembangan
desa wisata menjadi program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Konsepnya menggandeng komunitas, sehingga membangkitkan perekonomian dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif perlu direvitalisasi melalui kebijakan-kebijakan strategis.
"Pengembangan pariwisata berbasis komunitas dihadirkan melalui program pengembangan desa wisata," kata Sandiaga dalam webinar bertema "Merawat Gagasan Pembangunan Kepariwisataan Berkelanjutan dan Kepariwisataan Berbasis Komunitas", Rabu (23/2/2022).
Baca Juga: Menparekraf Targetkan 3.000 Desa Wisata Ikut ADWI 2022Menurut dia, banyak desa wisata yang turut berpartisipasi serta unggul dalam pengelolaannya seperti pada platform Indonesia sustainable tourism award, sertifikasi desa wisata berkelanjutan, dan Anugerah Desa Wisata Indonesia.
"Salah satu best practices di Indonesia adalah Desa Wisata Nglanggeran yg ditetapkan oleh UNWTO tahun 2021 lalu menjadi desa wisata terbaik di dunia," ujar Sandiaga.
Sekretaris Menparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani, mengungkapkan pengembangan kepariwisataan juga menjadi bagian dalam pembangunan nasional. Hal ini tentu sejalan dengan fungsi kepariwisataan untuk pemerataan pembangunan yang baik.
"Pariwisata juga bisa mengangkat suatu desa dengan memberikan ruang luas kepada semua kelompok masyarakat untuk berpartisipasi," ujarnya.
(bal)