LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Majelis Taklim dan Dzikir Baitul Muhibbin, Habib Abdurrahman Asad Al-Habsyi, menjelaskan bahwa agama Islam merupakan agama kasih sayang. Seorang muslim keberadaannya harus menghadirkan keselamatan untuk diri dan orang-orang disekitarnya.
"Apabila seorang muslim tidak dapat menghadirkan kesejukan terhadap orang-orang di sekitarnya, maka ia belum berislam dengan sempurna," kata Habib Abdurrahman kepada
Langit7, Jumat (25/2/2022).
Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber itu mengatakan dalam menyikapi segala problem dalam hidup, umat Islam harus menjalaninya dengan baik. Dalam mengambil keputusan harus dipertimbangkan dengan seimbang.
Baca Juga: Gubernur Sumbar Buka Rakornas Dewan Dakwah"Menentukan sikap merupakan kewajiban, tetapi ketika berhadapan dengan suatu khilafiah, maka moderasi itu penting. Bagaimana bersikap moderat dalam beragama, bukan memoderasikan agama. Sehingga agama Islam tidak berbenturan dan mudah diterima oleh orang lain," ujarnya.
Di dalam Al-Qur'an, Allah SWT menjelaskan mengenai pentingnya sikap moderat. "Wakadzalika ja'alnakum ummatan wasatan. Demikian kami jadikan kalian umat pertengahan (moderat)." (QS. Al-Baqarah: 143).
Baca Juga: Masjid Bersejarah Ukraina Terancam Hancur Akibat Invasi RusiaRasulullah SAW mencontohkan langsung bagaimana bersikap moderat, melalui akhlak dan tutur kata yang baik kepada sesama. Sikap moderat dapat ditunjukan dalam dalam interaksi dengan sesama makhluk Allah di kehidupan sehari-hari.
"Umat Islam harus berada di pertengahan, tidak condong ke kanan, maupun ke kiri. Harus lentur dan tidak kaku (dalam urusan muamalah)," ujarnya.
"Umat Islam harus berada di pertengahan, tidak condong ke kanan, maupun ke kiri. Harus lentur dan tidak kaku (dalam urusan muamalah)," imbuhnya.
Baca Juga: 55 Tahun Dewan Dakwah Berperan Membina Dai dan Masyarakat(zhd)