Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pesantren Daarut Tauhiid Lahir dari Majelis Ilmu yang Konsisten Berbisnis

Muhajirin Selasa, 27 Juli 2021 - 09:30 WIB
Pesantren Daarut Tauhiid Lahir dari Majelis Ilmu yang Konsisten Berbisnis
Masjid Daarut Tauhiid di Bandung sebagai pusat kegiatan santri (foto: Daarut Tauhiid)
LANGIT7.ID - Sejarah pendirian Daarut Tauhiid (DT) memiliki kisah inspiratif yang tak banyak orang tau. Lembaga yang dirintis sejak akhir 1980-an itu menjadi potret keberhasilan majelis ilmu. Latar belakang pendirian DT berawal dari pengembangan aktivitas pengajian yang diiringi dengan kegiatan wirausaha oleh para penggerak pengajian tersebut.

Pada 1987, seorang pemuda bernama Gymnastiar yang kini akrab disapa Aa Gym, merintis usaha wirausaha dalam wadah Kelompok Mahasiswa Islam Wirausaha (KMIW). Sebagian hasil usaha tersebut untuk menopang kegiatan pengajian rutin yang beliau pimpin. KMIW merupakan organisasi yang dibentuk sebagai sarana bagi Aa Gym dan beberapa temannya di sekitar KPAD Gegerkalong Bandung untuk mendalami dan menyebarkan ilmu Islam.

Perjalanan Aa Gym tidak mudah mendirikan DT hingga bisa melebar ke arah bisnis. Beliau bahkan sempat mengontrak pada sekitar 1990-an.

Aa Gym tak berbeda dengan pemuda pada umumnya. Sebagai pria yang hobi berbisnis, dia mengenal Islam gara-gara adiknya yang berkebutuhan khusus.

"Adik saya berkata begini, sehebat apapun prestasi yang diraih Aa, enggak akan mulia sebelum mengenal dan meniru akhlak rasul," kata dia dalam sebuah kajian Youtube Aagym Official.

Beranjak dari nasihat sang adik, Aa Gym pun mengarahkan bisnisnya untuk lebih mengenal Allah SWT lebih dekat. Ia ingin bisnis itu menjadi bekal akhirat. “Setelah itu saya berkeliling ke sana-ke sini, keliling (belajar di pesantren) dan takdirnya seperti ini," tuturnya.

Perjalanan Aa Gym berkeliling menimba ilmu itu berbuah hasil. Ia kemudian menjadi sosok pengusaha muda dan mampu membina majelis KMIW. Pada awal aktivitasnya, pengajian yang dilaksanakan masih bersifat sederhana seperti berbagi pengetahuan tentang hadits.

Mengutip laman resmi DT, pengajian itu berkembang menjadi pengajian rutin yang dilaksanakan Aa Gym setiap sore hari kepada kelompok remaja usia SMA yang tinggal di sekitar rumahnya yakni Jln. Itenas 44-H KPAD Bandung. Kegiatan itu rupanya secara perlahan mampu menarik perhatian banyak pihak, terutama para pelajar dan mahasiswa.

Aktivitas pengajian KMIW mampu bertahan bahkan berkembang menjadi sebuah yayasan yang cukup besar. Meski begitu, pada 1987-an kebebasan beraktivitas di Indonesia saat itu tidak begitu leluasa, bahkan cenderung diawasi secara ketat.

Di sisi lain, keberhasilan Aa Gym bersama KMIW juga dipengaruhi oleh dukungan masyarakat di KPAD yang sebagian besar adalah perwira TNI AD. Tak heran, dia merupakan seorang anak dari salah satu perwira yang tinggal di kompleks tersebut. Isi materi pengajian yang dititikberatkan pada pengendalian hati atau qolbu juga menjadi salah satu pemantik.

Aktivitas KMIW di bidang usaha juga cukup sederhana. Mereka menjalankan aktivitas wirausaha menitikberatkan pada usaha penjualan barang-barang hasil percetakan atau sablon seperti kalender dan stiker lalu dijual kepada para jamaah pengajian. Selain itu ada pula usaha penjual koran, mie bakso, kerajinan tangan seperti gantungan kunci, konveksi t-shirt.

Meski sederhana, namun perlahan usaha itu berkembang sampai memiliki toko yang menjual pakaian dan keperluan ikhwan (muslim lakilaki) yang disebut Daarul Ikhwan di Jalan Gegerkalong Girang dekat Jalan Guruminda.

Keberhasilan KMIW itu mendorong Aa Gym mengembangkan dakwah secara profesional dengan mendirikan yayasan Yayasan Daarut Tauhiid pada 1990. DT merupakan kelanjutan dari KMIW. Keputusan pendirian yayasan itu didasarkan pada pertimbangan aktivitas dakwah dan wirausaha Aa Gym semakin berkembang.

Yayasan Daarut Tauhiid beralamat di Jalan Gegerkalong Girang no.38 Bandung. Pada awalnya Aa Gym mengontrak sebuah kamar dan paviliun pada sebuah rumah tempat kos mahasiswa. Kontrakan itu menjadi pusat dakwah DT. Lalu pada akhirnya, Aa Gym mampu membeli rumah kontrakan tersebut sehingga menjadi lebih luas.

Hingga saat ini, DT menjadi sebuah yayasan besar. Pesantren Daarut Tauhiid bahkan telah memiliki sekolah di semua jenjang. Mereka juga mengembangkan dakwah di ranah kemanusiaan dengan mendirikan DT Peduli. Dan sosok Aa Gym selaku pendirinya menjadi sosok mubaligh yang banyak dikenal di seluruh Indonesia.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)