LANGIT7.ID, Jakarta - Hukum
berpuasa tapi meninggalkan shalat wajib 5 waktu sama saja tidak menyempurnakan ibadah. Padahal umat Islam harus mengerjakan berbagai perintah Allah.
Berpuasa maupun
shalat 5 waktu sama-sama wajib dikerjakan. Seorang muslim harus berusaha untuk memenuhi dua jenis ibadah yang menjadi rukun Islam tersebut.
Penceramah, Buya Yahya menilai, memang lebih baik bagi mereka yang berpuasa namun meninggalkan shalat fardhu ketimbang keduanya sama-sama diabaikan.
Baca Juga: Amalan Spesial di Bulan Sya’ban, Persiapan Masuki Ramadhan"Semoga berkat puasanya, dia bisa sempurnakan shalatnya," kata dia dikanal YouTube Al-Bahjah TV dikutip Ahad (6/3/2022).
Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah itu menjelaskan, seseorang yang meninggalkan salat wajib tentulah berdosa.
Tapi tidak boleh juga seorang muslim menilai ibadah saudaranya sesama muslim. Karena itu jangan memvonis seseorang salah karena tidak menyempurnakan puasa dengan shalat 5 waktu.
"Justru lebih baik kita doakan agar dia makin sempurna mengerjakan perintah-Nya," ujarnya.
Sementara itu, mengutip laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tim Komisi Fatwa MUI Sulsel mengungkapkan, setidaknya ada dua arus pandangan ulama dalam menyikapi puasa orang yang tidak shalat.
Pertama, mereka berpendapat tidak sah puasanya, sebab ibadah diterima dengan syarat status Islam. Shalat adalah penentu keislaman seseorang. Maka orang yang tidak puasa tidak bersyarat, dianggap tidak sah.
Pandangan kedua, bahwa tidak ada keterkaitan antara rukun puasa dan rukun saalat. Dengan demikian, puasanya sah, tapi tidak diterima pahalanya sebab shalat menjadi kunci segala ibadah. Ia pun tentu berdosa karena meninggalkan shalat.
(bal)