LANGIT7.ID - Pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi Daarut Tauhiid (DT) untuk mensyiarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat luas. Di tengah pandemi yang tak kunjung mereda, DT meluncurkan program Program Pesantren Virtual (PPV).
Program tersebut diadakan setiap Sabtu dan Ahad. Program yang diluncurkan pada Agustus 2020 itu merupakan program pembelajaran agama Islam secara daring dengan tema pembelajaran yang bisa dipilih sesuai kebutuhan peserta.
Para peserta dalam program itu tidak hanya mendapatkan materi pembelajaran, namun mereka dipantau dan diberikan motivasi dalam melaksanakan ibadah harian, mentoring, halaqah Al-Qur’an, dan konsultasi bersama pendamping program dan mendapat E-Sertifikat di akhir program. Media pembelajaran akan dilakukan melalui Youtube, Zoom, Google Meet, WhatsApp, dan lain-lain.
Direktur Pesantren DT Mulyadi al-Fadhil mengatakan kebutuhan manusia terkait ilmu harus dipenuhi sebagai bekal dalam menghadapi segala situasi dan kondisi.
“Ilmu agama memiliki peranan penting sebagai modal dalam menghadapi segala bentuk ujian dari Allah SWT,” kata Mulyadi dikutip dari laman resmi Daarut Tauhiid Virtual.
Pandemi Covid-19 juga memaksa semua program pesantren yang awalnya tatap muka dilakukan secara daring, sehingga DT pun menggagas Pondok Pesantren Virtual (PPV). PPV menjadikan teknologi sebagai fasilitas utama dalam menunjang pembelajaran. Program ini dibuka untuk semua kalangan, tidak terbatas ruang dan waktu.
Peserta yang ikut dalam program tersebut akan mendapatkan pendidikan diniyah atau pesantren diniyah yang mengajarkan tentang pemahaman ilmu akidah, akhlak, dan fiqih dasar. Sementara mereka yang telah memiliki dasar ilmu dasar bisa mengikuti program lanjut. Terkait program Al-Qur’an, peserta tidak hanya diajari cara membaca, tapi juga pelajaran tentang makharijul huruf yakni cara pengucapan dan pelafalan huruf-huruf Al-Quran. Program tahfidz juga dilakukan secara daring dengan menggunakan metode virtual.
Mengutip laman resmi PPV, PPV DT memiliki program pembelajaran agama Islam, monitoring, serta konsultasi secara online selama 12 hari dengan tema pembelajaran yang bisa dipilih sesuai kebutuhan peserta.
PPV DT memiliki beberapa tujuan antara lain menyelenggarakan pendidikan formal dan pendidikan non formal untuk melahirkan santri yang bersih tauhidnya dan memiliki kemampuan entrepreneurship-leadership. Mendakwahkan ilmu tauhid agar lahir santri-santri berkarakter Baku (Baik dan Kuat) yang ahli pikir, ahli zikir, dan ahli ikhtiar.
Ada tujuh tema pembelajaran yang diberikan. Pertama, ibadah makin khusyu dengan memahami ilmu fiqihnya. Kedua, aqidah lurus, keimanan meningkat terus. Ketiga, meraih air mata taubat. Keempat, lebih dekat bersama Rasulullah saw. Kelima, merencanakan kematian husnul khatimah. Keenam, menuju pernikahan yang berkah dengan bekal persiapan menikah. Ketujuh, manajemen rumah tangga guna membangun keluarga yang dirindukan surga.
Bagi yang berminat menjadi peserta, ada empat persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama, muslim dan muslimah usia 14 tahun keatas. Kedua, mempunyai kesungguhan dan semangat belajar. Ketiga, mampu mengikuti pembelajaran melalui media online. Keempat, siap menaati seluruh peraturan selama mengikuti program.
DT Pernah Luncurkan Santri OnlineDT kali pertama melakukan inovasi dalam pembelajaran daring. Pada Juli 2013 silam, Pondok Pesantren Daarut Tauhiid bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) meluncurkan program Santri Online. Program itu merupakan program yang bertujuan untuk memaksimalkan teknologi dalam mengkaji ilmu agama sehingga tidak terkendala oleh lokasi.
Melalui program itu, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) bisa menyampaikan kajian rutin tak terbatas ruang dan waktu serta bersifat interaktif antara jamaah/santri dengan narasumber.
Kala itu, Telkom mendukung melalui jaringan internet dan teknologi serta aplikasi Qbaca dan useetv. TV streaming useetv dapat memudahkan jamaah untuk mengikuti ceramah Aa Gym, karena bisa diakses melalui internet. Sementara aplikasi Qbaca dimanfaatkan untuk membantu distribusi buku-buku karya Aa Gym dalam format digital sehingga bisa di
-download dan dibaca menggunakan
smartphone.
(jqf)