LANGIT7, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Rusia (RFU) resmi menggugat
FIFA dan
UEFA ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Hal itu sebagai bentuk perlawanan atas dicoretnya timnas Rusia dari seluruh kompetisi interasional, termasuk Piala Dunia 2022 di Qatar.
Seperti dilansir dari
Daily Mail, Rabu (9/3/2022), CAS menerima banding dari Rusia. Dalam catatannya, RFU mengatakan keputusan yang diambil dua lembaga sepak bola terbesar dunia itu melanggar hak-hak dasar serta permainan yang adil dan berprinsip.
Baca Juga: FIFA Coret Rusia dari Piala Dunia, Ukraina vs Skotlandia DitundaPengajuan banding bertujuan agar timnas putra dan putri
Rusia kembali diizinkan bertanding, termasuk kualifikasi Piala Dunia tahun ini di Qatar. CAS mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima banding ini karena proses hukum mengambil langkah lebih jauh.
Dalam banding di CAS, masing-masing pihak memilih satu arbiter dari daftar yang disetujui dan pengadilan menunjuk hakim utama. CAS berharap pihaknya dapat memberikan putusan sementara yang mendesak atas banding dalam beberapa hari.
CAS menyatakan banding Rusia terhadap FIFA dan UEFA juga melibatkan federasi sepak bola Polandia, Swedia dan Republik Ceko, ditambah beberapa federasi nasional lainnya di Eropa. Sementara federasi sepak bola Belarusia, sekutu politik dan militer Rusia, ada di pihak UEFA dalam kasus tersebut.
Baca Juga: FIFA Kembali Dikritik, Kali Ini Soal Aturan TransferStrategi hukum Rusia untuk mengajukan banding terpisah terhadap dunia sepak bola. Sementara badan pengatur Eropa dapat meminta kasus serupa untuk diadili oleh dua panel berbeda dari tiga hakim CAS.
Sebelumnya, tim nasional dan klub Rusia dikeluarkan dari kompetisi internasional pada 28 Februari sampai pemberitahuan lebih lanjut. Keputusan itu dilakukan menyusul invasi negara itu ke
Ukraina, meski FIFA dan UEFA tidak merinci alasan hukum mereka.
Timnas Rusia dijadwalkan bermain melawan Polandia di babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 24 Maret mendatang. Namun, Polandia menolak untuk bermain melawan Rusia.
Pemenang pertandingan itu akan menghadapi pemenang antara Swedia melawan Republik Ceko pada 29 Maret. Tetapi, kedua federasi itu juga menolak bermain melawan Rusia.
Baca Juga:
Rusia Dihukum tapi Israel Tidak Disanksi, FIFA Tuai Kritik
FIFA-UEFA Larang Rusia Tampil di Kompetisi Internasional(asf)