Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 25 Juni 2026
home masjid detail berita

Solusi saat Pandemi Covid-19, Masjid Baitussalam Jadikan Atap Lahan Pertanian

fajar adhitya Selasa, 27 Juli 2021 - 22:30 WIB
Solusi saat Pandemi Covid-19, Masjid Baitussalam Jadikan Atap Lahan Pertanian
Lahan pertanian di Masjid Baitussalam Taman Sari. (Foto: Langit7.id/Suandri).
LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid bisa menjadi solusi ketahanan pangan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan pengurus Masjid Baitussalam, Taman Sari, Jakarta Barat.

Pengurus masjid memanfaatkan atap untuk bercocok tanam. Hasil bertani hidroponik tidak hanya menutup biaya operasional, tetapi membantu warga yang juga kehilangan pekerjaan.

Program Urban Farming Masjid Baitussalam ini berjalan sejak April tahun lalu. Saat panen perdananya, pertanian masjid ini mampu menghasilkan hingga 30 kilogram sayur-mayur yang terdiri dari kangkung, caisim, dan pakcoy.

Ketua MB Farm, Sofyan menceritakan, ide ini muncul untuk merespons krisis pangan dan pekerjaan masyarakat akibat pandemi Covid-19. Gagasan bertani pun dikemukakan ke DKM dan mendapat dukungan penuh pemerintah.

Pada awalnya, pengurus masjid bertani menggunakan medium tanah, tapi hasilnya tak maksimal. Lalu diundanglah mahasiswa dari Institute Teknologi Bandung (ITB) dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta sebagai pengarah untuk menjabarkan bagaimana bertani menggunakan teknik modern.

Jadilah pengurus masjid menerapkan teknik hidroponik untuk menanam sayur-mayur. Seiring perjalanan, para petani masjid juga mempelajari trik berkebun hidroponik di Youtube dan website-website.

Dua pekan sekali, MB Farm bisa memanen sekitar 10-20 paket sayuran organik. Mereka akan menjual paket-paket ini masing-masing Rp10 ribu kepada masyarakat sekitar masjid. Penjualan hasil panen ternyata bisa menutup biaya operasional seperti listrik dan air serta keamanan masjid.

MB Farm memanfaatkan lahan seluas 200 meter persegi di sekitar kubah masjid. Awal-awal dibuat, pengurus merancang sistem hidroponik berbentuk rak dari pipa yang hanya berisi 72 lubang tanam. Saat ini, atap masjid itu telah memiliki enam sistem hidroponik dengan 2.142 lubang tanam.

Ketua DKM, Dwi Sudaryono berharap MB Farm tidak hanya menjadi tempat produksi sayur-mayur, tetapi juga dapat menjadi pusat edukasi urban farming di rooftop masjid dan sebagai tempat pembelajaran jamaah masjid dan anak-anak yang selama ini belajar di Madjid Jami Baitussalam.

Di samping mengusahakan sayuran hidroponik, MB Farm juga menjadi pusat pemasaran produk jakpreneur dari Kelurahan Keagungan. Aneka produk cemilan seperti rempeyek, rengginang, cistik dan lain-lain didisplay pada gerobak jakpreneur di halaman masjid. Gerobak ini juga sebagai sarana untuk penjualan sayuran hidroponik produksi MB Farm pada saat panen.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 25 Juni 2026
Imsak
04:31
Shubuh
04:41
Dhuhur
11:59
Ashar
15:20
Maghrib
17:52
Isya
19:06
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan