Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 14 Mei 2026
home wirausaha syariah detail berita

Sri Mulyani Optimis Indonesia Mampu Bangkit dari Dampak Pandemi Covid-19

hasanah syakim Ahad, 13 Maret 2022 - 23:35 WIB
Sri Mulyani Optimis Indonesia Mampu Bangkit dari Dampak Pandemi Covid-19
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antaranews)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah optimis Indonesia mampu segera bangkit dari dampak pandemi Covid-19. Salah satunya, dengan menerbitkan Perppu 1/2020 yang disahkan menjadi UU 2/2020 yang dilataribelakangi optimisme kebangkitan Indonesia dari dampak pandemi Covid-19.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, menyampaikan bahwa sejak Maret 2020 ketika WHO menyatakan Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia dan menjadi sebuah pademi musim dingin yang muram dan beku mencekam dunia.

“Kejadian yang luar biasa (extraordinary) dan sangat dahsyat. Pada saat itu, harga komoditas jatuh dan bahkan harga minyak mentah pernah mencapai minus $37 per barel pada bulan April 2020,” ujar Sri Mulyani dikutip Minggu (13/3/2022).

Baca juga: Sri Mulyani Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Tahun Ini

Menurutnya, Indonesia juga mengalami tekanan dengan arus modal keluar mencapai Rp121,8 triliun hanya di bulan Maret 2020. Kegiatan ekspor dan impor berhenti. Volume perdagangan global di tahun 2020 terkontraksi sangat dalam -8,2 persen.

“Instrumen yang sangat vital dan utama dalam menghadapi peperangan pandemi dan tantangan multidimensi ini adalah Keuangan Negara (APBN). Langkah pemerintah ini membawa dampak yang baik bagi Indonesia,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan Kebijakan APBN yang fleksibel, adaptif dan responsif kendati tetap prudent dan akuntabel memberikan hasil yang baik, serta Respons pemerintah yang juga luar biasa dalam menanggulangi pandemi.

“Melalui APBN pemerintah juga meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sebuah program komprehensif antar kementerian dan lembaga namun terkoordinir secara terpusat untuk menangani krisis kesehatan dan ekonomi,” tuturnya.

Selain itu, Sri Mulyani menjelaskan APBN 2020 mencatatkan defisit sebesar 6,14 persen dari PDB, akan tetapi mampu menahan kontraksi ekonomi Indonesia pada level -2,1 persen. Menurutnya, hal tersebut menahan lonjakan kemiskinan dan pengangguran.

“Sementara itu, fleksibilitas dan responsivitas APBN telah mampu memulihkan ekonomi pada tahun 2021 dengan pertumbuhan mencapai 3,69 persen,” katanya.

Sri Mulyani menambahkan, pemulihan ekonomi yang terjadi juga mampu membawa tingkat kemiskinan kembali ke level single digit menjadi 9,71 persen per September 2021, sehingga APBN menjadi instrumen sentral dalam pemulihan ekonomi.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen meski Ada Omicron

“Meskipun di tengah pandemi, bukan berarti reformasi struktural akan ditunda. Melainkan justru menjadi momen yang baik, besi mudah dibentuk ketika masih panas, sehingga agenda reformasi struktural tidak ditunda, justru diperkuat untuk membangun fondasi ekonomi yang makin kokoh,” tegas Sri Mulyani.

Menurutnya, reformasi dijalankan untuk menangani masalah fundamental, seperti penguatan kualitas sumber daya manusia, kemudahan berusaha, serta hilirisasi dan transformasi ekonomi, reformasi APBN dan Keuangan Negara adalah keniscayaan dan kebutuhan.

“No matter how long the winter, spring is sure to follow. Betapapun lamanya musim dingin, yang beku, gelap, murung dan mencekam, musim semi yang ceria pasti akan datang. Setiap masa selalu ada tantangannya, setiap tantangan selalu ada jawabannya, dan setiap masa selalu ada tokohnya. Ke depan masih akan ada badai dan tantangan yang akan dihadapi Indonesia, kita harus selalu siap," tutupnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 14 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:52
Ashar
15:13
Maghrib
17:47
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)