LANGIT7.ID, Jakarta -
Berdagang menjadi salah satu kegiatan usaha yang dianjurkan dalam Islam. Bahkan, Nabi Muhammad SAW dan para Sahabatnya juga menjalani profesi sebagai pedagang.
Penceramah
Ustadz Khalid Basalamah mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menambah kesuksesan dalam bisnis. Sudah seharusnya, sebagai muslim yang taat harus berpedoman dengan aturan Islam.
"Pertama pahami bahwa sedekah itu pangkal kaya, bukan menabung pangkal kaya. Inti sebenarnya ini perlu diikuti dengan keyakinan tentang janji Allah dan Rasulnya," jelas dia dikanal YouTube Khalid Basalamah Official, dikutip Senin (14/3/2022).
Baca Juga: Pedagang Ambil Untung 100 Persen, Begini Hukumnya dalam IslamKedua, jangan keluhkan kegagalan. Khalid menjelaskan, tidak ada seseorang yang tidak pernah gagal, termasuk dalam bisnis, sehingga, setiap muslim perlu menjadikan kegagalan dalam usaha sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk maju.
"Kegagalan itu sebenarnya batu loncatan tersukses. Umat tidak boleh pesimistis dan harus selalu optimistis. Bahkan, Nabi SAW juga sudah mengatakan, kalau di tangan kalian ada bibit tanaman dan kalian tahu besok kiamat, tetap tancapkan," ujarnya.
Ketiga, panjatkan doa kepada Yang Maha Memberi Rezeki. Doa ini dimulai sebelum beraktivitas, bahkan sebelum keluar rumah.
Menurutnya, sebagian umat masih sering melewatkan doa kaitannya dengan ibadah salat. Di mana mereka baru mulai berdoa dan beribadah ketika sudah mulait terlilit masalah.
"Salat malam, doa ini penting dilakukan bahkan ketika baru mulai buka usaha, sebelum menjalin partner bisnis kita coba istikharah dulu, salat dua rakaat, dan minta petunjuk kepada Allah SWT," tegasnya.
Keempat, jalin relasi di komunitas bisnis. Dijelaskannya, terdapat perbedaan antara relasi dengan teman dan sahabat.
Dia menasihatkan, setiap muslim boleh kenal dan berteman dengan siapa saja. Namun, mereka sebaiknya menjadikan sahabat jika orang tersebut lebih baik ibadahnya, termasuk ilmunya.
Kelima, kejar segala peluang yang ada. Sebab, Islam tidak pernah membatasi sumber pendapatan umatnya. "Artinya, umat diharapkan dapat mengejar semua prestasi yang bisa digapai. Hal ini termasuk dalam bidang pendidikan maupun bisnis," katanya.
Khalid mengatakan, ragam dan variasi pekerjaan yang dilakukan oleh satu orang sudah menjadi hal lumrah. Apalagi, persaingan bisnis juga semakin ketat. Selain itu, dengan memiliki lebih dari satu bidang bisnis akan membuat seseorang terhindar dari krisis.
"Kalau saja ada krisis seperti pandemi, InsyaAllah ketika satu usaha tutup, kita tentu masih punya usaha lain yang bisa menopang dan ini sangat bagus," katanya.
Untuk melakukan hal itu, jelas Khalid, seseorang harus bisa menggali potensi yang ada dalam dirinya. Menurutnya, kesuksesan akan diraih pengusaha ketika dia mulai menekuni bidang yang dijalankannya.
"Kita harus tangkap sinyal-sinyal Allah. Kalau kita berdoa minta lapangkan rezeki, maka allah tidak akan melemparkan duit dari langit, tapi Allah akan kirim kepada kita orang-orang yang punya potensi di bidangnya, lalu menawarkan kepada kita peluang yang ada," ungkapnya.
(bal)