LANGIT7.ID, Jakarta - Ukraina merilis informasi pasukan Rusia membombardir Masjid Sultan Suleiman di Mariupol. Kabar tersebut dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Ukraina dan Kedutaan Besar Ukraina untuk Indonesia di Twitter.
“Saat ini, pasukan #Rusia sedang membombardir masjid Sultan Suleiman yang Luar Biasa dan istrinya Roxolana (Mechetʹ Suleymana I Roksolany-red). Banyak orang dewasa dan anak-anak bersembunyi dari penembakan di masjid, termasuk warga #Turki,” cuit Twitter Kedubes Ukraina dikutip Senin (14/3/2022).
Twitter Kedutaan Besar Ukraina untuk Indonesia meneruskan informasi tersebut dari cuitan Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Ukraina, Emine Dzheppar. Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan, lebih dari 80 orang dewasa dan anak-anak sedang berlindung di masjid itu saat pasukan Rusia menyerang.
Baca Juga: Terima Dubes Ukraina, Muhammadiyah: Tak Ada Alasan Teruskan Agresi MiliterDilansir CNN International, Kepala Koresponden CNN Clarissa Ward menggambarkan terjadi ledakan akhir pekan kemarin di mana terjadi tembakan yang tiada henti. Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui ledakan tersebut merupakan serangan tentara Rusia atau Ukraina.
"Ledakan berat di kejauhan, berlanjut selama beberapa menit," kata Ward.
Namun, informasi pengeboman Masjid Sultan Suleiman di Mariupol dinilai tidak akurat. Roket menghantam sebuah area yang berjarak sekitar 700 meter dari masjid empat lantai itu.
Baca Juga: Rusia akan Putus Koneksi Internet Global, Ini SebabnyaIsmail Hadjioglu, presiden Asosiasi Masjid Sultan Suleiman, yang menjelaskan situasi terbaru di wilayah tersebut dengan terhubung ke siaran langsung CNN Turk, mengatakan:
"Kami memiliki 86 warga Turki dan kerabat mereka di Mariupol; 30 di antaranya menunggu di masjid. Evakuasi dijadwalkan hari ini, bus sedang dalam perjalanan. Sebuah roket mendarat 700 meter dari masjid, ada bentrokan di lingkungan di depan. Tidak ada kerusakan pada masjid saat ini. Tidak ada korban jiwa di antara warga kami. Kami hanya memiliki satu pasien yang mengalami stroke sebelum ini. Evakuasi jalan, rute kami sudah diatur, tetapi saya tidak bisa memberi tahu Anda sekarang."
Baca Juga: Buya Yahya: Sabar Tanpa Usaha adalah Putus Asa(zhd)