LANGIT7.ID, Jakarta - Timnas Amputasi Indonesia sukses mengharumkan Tanah Air setelah memastikan satu tiket untuk tampil di Piala Dunia Amputasi 2022. Kepastian lolos itu diperoleh setelah Timnas menduduki posisi runner-up, karena kalah 0-2 dari Jepang pada Senin (14/3/2022).
Hasil tersebut mengantarkan Timnas Amputasi Indonesia melaju ke putaran final Amputee Football World Cup 2022 yang akan berlangsungi di Turki pada Oktober 2022.
Dari kesuksesan tersebut, ada cerita menarik dari salah satu pemain Timnas Amputasi Indonesia, yakni Muhammad Shiddiq Bahiri. Dia memiliki fisik yang tak sempurna dengan satu kaki, tapi tak kehilangan semangat bermain bola.
Baca juga: Menpora Ingin Atlet Berprestasi Muncul dari PesantrenBahiri merupakan seorang santri dan tercatat sebagai mahasiswa di Kampus Institut Agama Islam Al-Falah As-Sunniyah (Inaifas), Kencong, Jember. Bersama tim squad Persaid, dia menjadi punggawa penting dalam tim bola amputasi Jember.
Mengutip laman resmi Inaifas, Shiddiq merupakan pria asal Desa Kasiyah, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dia mulai meniti dunia bola melalui klub kecil di desanya, yakni Gelora Mahkota.
Di mini soccer, dia berposisi sebagai penyerang. Sementara, di sepak bola, dia menjadi pemain tengah. Bahkan, saat bermain bola, Bahiri bermain bersama anak normal pada umumnya.
Meski hanya memakai kruk, namun tidak membuat hati dan semangat bermain bola Bahiri ciut. Umpan lambung, hingga tendangan ke gawang langsung pun juga ditempa selama bermain di lapangan desa. Bahkan, kala bermain dengan sepak bola normal, Bahiri tidak dibedakan.
Bahkan, terkadang Bahiri juga menjadi penyemangat rekan satu timnya yang baru belajar sepak bola. Sehingga, dia tak sekadar menjadi tumpuan pemain Persaid, tapi sekaligus mentor dalam mengolah si kulit bundar dengan memakai kruk.
Baca juga: Timnas Indonesia Amputasi Lolos ke Piala DuniaKini, impian Bahiri bisa membela Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia terwujud. Melalui Persaid yang didirikan Persatuan Penyandang Cacat (Perpenca) Jember, dia bisa unjuk kebolehan untuk sepak bola amputasi di Jember hingga lolos seleksi ke Timnas Amputasi Indonesia.
"Saya sangat bersyukur dan bangga bisa mewakili Jember serta bisa membawa harum nama Tanah Air Indonesia di kancah Internasional," tulis Bahiri dalam akun
Facebook-nya.
Performa Bahiri sangat apik. Saat melawan Timnas Malaysia pada 13 Maret dan Bangladesh pada 12 Maret 2022, dia turut menyumbangkan gol untuk menambah kemenangan Indonesia.
"Mohon maaf belum bisa memenangkan pertandingan melawan Jepang, sehingga hanya berada di runner up. Tapi, alhamdulillah sudah positif lolos ke Piala Dunia Turki Oktober mendatang," tulis Bahiri.
(jqf)