LANGIT7.ID, Jakarta - Selain menjadi suri tauladan bagi muslimah di seluruh dunia untuk urusan akhlak dan pengorbanannya di masa awal penyebaran agama Islam, Khadijah juga pebisnis yang memiliki harta kekayaan melimpah.
Sukses dalam berbinis sudah didapatkannya sebelum Muhammad diangkat sebagai Rasul di usia ke-40. Selain merupakan pewaris kekayaan dari keluarga keturunan bangsawan Quraisy, Khadijah piawai dalam mengelola harta dan bisnisnya hingga bisa mendapat gelar saudagar di masa Arab Jahiliyah.
Lantas apa yang dilakukan Khadijah hingga memiliki kekayaan berlimpah dan meraih kesuksesan dalam berbisnis? Berikut tips yang bisa dicontoh dari Khadijah binti Khuwailid dalam meraih kesuksesan:
SedekahHal yang paling penting dari memiliki harta kekayaan yang berlimpah adalah juga menjadi sosok yang bermanfaat bagi banyak orang. Khadijah diketahui sering bersedekah pada masanya, ia sering menolong orang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan mereka, termasuk pemenuhan pakan dan sandang.
Dilansir dream.co.id, Khadijah merupakan wanita dermawan yang suka berbagi sedari kecil. Hingga memiliki kepekaan dan jiwa sosial tinggi. Bahkan harta kekayaan yang dimilikinya ini dihibahkan kepada Rasulullah SAW sepeninggalnya, demi kepentingan ummat Islam.
Islam dalam ajaran agamanya pun menganjurkan setiap ummatnya untuk bersedekah. Dengan keyakinan bahwa melalui sedekah tidak akan mengurangi harta, justru akan digantikan berlipatganda oleh Allah.
Tentu untuk melakukan hal ini diperlukan keyakinan yang kuat kepada Allah, Rasul dan agama. Sehingga tidak ada ketakutan kehabisan kekayaan untuk memperjuangkannya di jalan Allah.
Manfaatkan PeluangDalam bisnis, membaca peluang yang ada di sekitar menjadi penting untuk menjawab segala kebutuhan konsumen. Ini juga yang dilakukan oleh Khadijah sehingga usahanya kian mengalami perkembangan pesat.
Makkah kala itu merupakan lokasi strategis untuk dijadikan tempat perdagangan dan iklim usaha yang kondusif. Memanfaatkan hal ini, barang dagang Khadijah bisa terjual habis dalam kurun waktu singkat.
Para pelaku usaha musti bisa membaca dan memanfaatkan peluang bisnis yang ada di sekitar. Tidak perlu memikirkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan jauh. Tapi dengan mengelola bisnis dan menjawab kebutuhan konsumen terdekat, menjadikan sebuah usaha bisa dikenal dan berkembang pada waktunya.
Ambil Keputusan TepatSalah satu keputusan tepat yang diambil Khadijah adalah menjalin kerjasama dengan Nabi Muhammad SAW yang kala itu belum diangkat sebagai Rasul. Menjadikannya sebagai kafilah dagang ke Suriah, barang dagang Khadijah laku keras dan semakin berkembang dalam waktu singkat.
Cermat dalam mengambil keputusan akan menjauhi sebuah usaha dari kegagalan. Keputusan yang gegabah dan tidak dilandaskan dari riset yang cukup hanya akan menyebabkan kerugian besar pada bisnis.
Dalam setiap jenis bentuk usaha, pasang surut dalam dinamika perdagangan akan dialami oleh pelaku bisnis. Di sini mentalitas jiwa pengusaha akan diuji, bagaimana dari pertimbangan matang seseorang bisa menghadirkan solusi brilian untuk keluar dari masalah. Bukan malah menghabiskan waktu dalam keterpurukan yang akan menyebabkan kesulitan perkembangan dalam bisnis.
(zul)