Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wisata halal detail berita

Menparekraf Bahas Potensi Kerja Sama Sektor Pariwisata dengan Singapura

hasanah syakim Kamis, 17 Maret 2022 - 18:43 WIB
Menparekraf Bahas Potensi Kerja Sama Sektor Pariwisata dengan Singapura
Menparekraf Sandiaga Uno. (foto: Kemenparekraf)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, membahas potensi kerja sama dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bersama Menteri Perdagangan dan Industri Kedua Singapura Tan See Leng, dimulai dari tindak lanjut Vaccinated Travel Lane (VTL), Wisata Kebugaran, hingga sebsektor ekonomi kreatif.

Sandiaga menjelaskan, bahwa tindak lanjut penerapan VTL di Batam dan Bintan berlaku di seluruh pelabuhan internasional di Batam dan Bintan. Menurutnya, cukup dengan antigen tidak perlu menggunakan PCR.

“Ada perubahan aturan lainnya, sehingga dapat memudahkan dan membuat para wisman nyaman datang ke Batam dan Bintan, kemudian penambahan kuota bagi VTL itu sendiri,” ujarnya dalam keterangannya dikutip Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Kemenparekraf Dorong Event Wisata Olahraga untuk Bangkitkan Sektor Pariwisata

Menurut Sandiaga, dengan begitu dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kepulauan Riau.

“Terlebih Batam dan Bintan yang menjadi surga bagi para pegolf asal Singapura dengan lapangan berkualitas internasional dan keramahtamahan masyarakat lokal menjadi daya tarik tersendiri,” ungkapnya..

Menurutnya, lapangan golf di Batam dan Bintan sendiri menjdi magnet bagi wisatawan asal Negeri Singa.

“Potensi ini akan meningkat secara signifikan, terutama jika golf dikombinasikan dengan perjalanan ke destinasi wisata,” ujarnya.

Baca juga: Pasar Tradisional Papringan jadi Destinasi Wisata Penggerak Ekonomi

Sandiaga menuturkan, salah satu low hanging fruit yang dapat dikerjasamakan ke depannya yakni Wisata Minat Khusus Cruise. Menurutnya selain kerja sama di bidang pariwisata, terdapat tiga subsektor yang memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif Indonesia.

“PDB ekonomi kreatif Indonesia yang dapat dikolaborasikan dengan pihak Singapura. Pertama kuliner sebesar 41,5 persen, kedua fesyen sekitar 17,7 persen, dan kriya sebesar 15 persen,” terangnya.

Oleh karenanya, Sandiaga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menciptakan lokomotif ekonomi kreatif agar mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Ada dua subsektor yang disebutnya sebagai pandemic winner, yakni aplikasi dan game developer serta televisi dan radio.

“Di saat seluruh subsektor ekonomi kreatif mengalami pertumbuhan negatif sepanjang 2020, dua subsektor industri ini tetap mengalami pertumbuhan positif. Di mana subsektor industri TV dan radio tumbuh 10,48 persen, sedangkan subsektor aplikasi dan game developer tumbuh 4,47 persen,” jelasnya.

Sandiaga menambahkan, ada sekitar 17 subsektor ekonomi kreatif, di mana aplikasi dan game developer serta televisi dan radio menjadi pandemic winner.

Baca juga: Perkedwi Kembangkan Konsep Wisata Kesehatan, Seperti Apa?

“Terdapat potensi yang dapat dikerjasamakan pada bidang wisata kebugaran atau wellness tourism yang selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya,” ungkap Sandiaga.

Menurutnya, wellness tourism menjadi hal yang potensial untuk dikembangkan antara Indonesia-Singapura. Untuk itu, potensi ini perlu ditindaklanjuti terlebih saat ini kami sedang mempersiapkan infrastruktur di 5 destinasi super prioritas, salah satunya pada bidang kesehatan.

“Kami membuka peluang untuk berinvestasi di medical tourism di 5 DSP. Karena kalau ingin menjadi destinasi wisata kelas dunia harus memiliki salah satunya fasilitas kesehatan kelas dunia,” ujarnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)