LANGIT7.ID, Jakarta - Yayasan Pemuda Tersesat, gerakan dakwah milenial yang diinisiasi Habib Huesin Ja'far Al Hadar, menghimpun dana hampir Rp500 juta atau setengah miliar untuk membantu warga bertahan di tengah pandemi Covid-19.
Anggaran ini dimanfaatkan untuk menyokong dakwah milenial dan membantu warga yang membutuhkan selama krisis pandemi Covid-19. Program ini dihimpun lewat platform donasi Celengen Pemuda Tersesat.
"Mulai hari ini selama PPKM dan sampai beberapa hari ke depan, Yayasan Pemuda Tersesat hadir di beberapa kota untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga miskin yang isoman," kata Habib Husein lewat Twitternya, Rabu (28/7/2021).
Habib mengatakan, kebutuhan pokok dibeli di warung-warung sembako rakyat agar ekonomi masyarakat kecil tetap bisa bertahan. "Nganternya pakai ojek. Plus, memborong warung makan secara bergilir untuk digratiskan," katanya.
Sejauh ini, Celengan Pemuda Tersesat telah menghimpun Rp496.443.753. Selain membantu warga menghadapi krisis pandemi, donasi Pemuda Tersesat juga disalurkan untuk usaha warga, beasiswa santri, guru agama, hingga mengatasi masalah psikologis warga.
Beberapa program amal yang telah dijalankan Pemuda Tersesat di antaranya, Bisa Borong UMKM kepada UMKM Kuliner dan UMKM Warung Kelontong yang terdampak Covid 19, lokasi di Surabaya, Lampung, Medan.
Kemudian, Bantuan Kesehatan Mental kepada 12 penerima manfaat lokasi di Depok pada periode Juli, Agustus, September 2021 bersama Yayasan Amal Khair Yasmin.
(bal)