Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Ramadhan Jadi Jackpot bagi Umat Islam, Ekonomi Diyakini Bakal Tumbuh

mahmuda attar hussein Selasa, 22 Maret 2022 - 17:30 WIB
Ramadhan Jadi Jackpot bagi Umat Islam, Ekonomi Diyakini Bakal Tumbuh
Ilustrasi ekonomi tumbuh saat Ramadhan. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ramadhan akan menjadi jackpot bagi umat Islam. Sebab berbagai amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya, sehingga banyak orang berlomba dalam kebaikan.

Ustadz Adiwarman Karim mengatakan, Ramadhan menjadi bulan di mana amalan sunnah akan diganjar oleh Allah sebagaimana amalan wajib. Sedangkan amalan wajib akan diganjar Allah 70 kali lipat.

"Ini paling asyik, Ramadhan ini jackpot. Di mana Allah melimpahkan rahmatnya, sehingga semua hidup, ekonomi pun hidup," kata dia dikanal YouTube Smart Skill Skool, dikutip Selasa (22/3/2022).

Baca Juga: Sambut Ramadhan, Ini 8 Hal yang Harus Dipersiapkan Masjid

Dia berharap, kegiatan ibadah umat Islam akan kembali normal. Sehingga dapat melaksanakan ibadah tarawih berjamaah, termasuk kegiatan muamalah.

"Kalau ekonomi naik lagi, orang-orang mempunyai kemampuan untuk menjadi paralonnya Allah. Diharapkan nanti terbuka kegiatan memberi makanan untuk buka puasa gratis 100-200 orang," ujarnya.

Untuk itu, Ramadhan menjadi bulan paling tepat untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan. Apalagi, kata dia, rahmat Allah kepada orang-orang yang secara berjamaah melakukan kebaikan.

Selain itu, di bulan Ramadhan juga merupakan kesempatan bagi umat untuk meminta ampunan atas segala kesalahan dan dosa. Sebab, dosa dapat menghambat turunnya rezeki dari Allah.

"Rezeki itu sudah selesai urusannya diatur oleh Allah sebelum kita turun ke dunia. Sehingga ketakwaan seseorang tidak dapat menambah rezekinya, dan orang yang bermaksiat tidak akan mengurangi rezekinya," katanya.

Namun, rezeki seseorang akan tertahan akibat dari dosanya. Hal itu merupakan cara Allah untuk mengingatkan hambanya yang berdosa agar kembali ke jalan yang benar.

"Allah tahan karena ingin memberikan hidayah kepada orang tersebut agar kembali ke jalan-Nya. Makanya di Indonesia, debu-debu dosa itu biasanya saat Lebaran kita mintakan maaf lahir batin, sedangkan untuk dosa besar harus dilakukan melalui tobat," ungkapnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)