LANGIT7.ID, Jakarta -
Ramadhan akan menjadi jackpot bagi umat Islam. Sebab berbagai amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya, sehingga banyak orang berlomba dalam kebaikan.
Ustadz Adiwarman Karim mengatakan, Ramadhan menjadi bulan di mana amalan sunnah akan diganjar oleh Allah sebagaimana amalan wajib. Sedangkan amalan wajib akan diganjar Allah 70 kali lipat.
"Ini paling asyik, Ramadhan ini jackpot. Di mana Allah melimpahkan rahmatnya, sehingga semua hidup,
ekonomi pun hidup," kata dia dikanal YouTube Smart Skill Skool, dikutip Selasa (22/3/2022).
Baca Juga: Sambut Ramadhan, Ini 8 Hal yang Harus Dipersiapkan MasjidDia berharap, kegiatan ibadah umat Islam akan kembali normal. Sehingga dapat melaksanakan ibadah tarawih berjamaah, termasuk kegiatan muamalah.
"Kalau ekonomi naik lagi, orang-orang mempunyai kemampuan untuk menjadi paralonnya Allah. Diharapkan nanti terbuka kegiatan memberi makanan untuk buka puasa gratis 100-200 orang," ujarnya.
Untuk itu, Ramadhan menjadi bulan paling tepat untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan. Apalagi, kata dia, rahmat Allah kepada orang-orang yang secara berjamaah melakukan kebaikan.
Selain itu, di bulan Ramadhan juga merupakan kesempatan bagi umat untuk meminta ampunan atas segala kesalahan dan dosa. Sebab, dosa dapat menghambat turunnya rezeki dari Allah.
"Rezeki itu sudah selesai urusannya diatur oleh Allah sebelum kita turun ke dunia. Sehingga ketakwaan seseorang tidak dapat menambah rezekinya, dan orang yang bermaksiat tidak akan mengurangi rezekinya," katanya.
Namun, rezeki seseorang akan tertahan akibat dari dosanya. Hal itu merupakan cara Allah untuk mengingatkan hambanya yang berdosa agar kembali ke jalan yang benar.
"Allah tahan karena ingin memberikan hidayah kepada orang tersebut agar kembali ke jalan-Nya. Makanya di Indonesia, debu-debu dosa itu biasanya saat Lebaran kita mintakan maaf lahir batin, sedangkan untuk dosa besar harus dilakukan melalui tobat," ungkapnya.
(bal)