LANGIT7.ID, Jakarta - Hitung mundur Ramadhan 1443 Hijriah telah berjalan 11 hari lagi mulai Selasa, 22 Maret 2022. Umat Islam dianjurkan segera mempersiapkan datangnya bulan Ramadhan, baik lahir maupun batin.
Selama Sya’ban, setiap muslim disunnahkan agar mempersiapkan diri pribadi, baik secara lahir maupun batin, dan memperbanyak puasa sunnah dan amal saleh lainnya. Pun demikian, dengan masjid dan mushalla agar merencanakan layanan ibadah untuk menghidupkan Ramadhan.
Dikutip buku "Tuntunan Ibadah Pada Bulan Ramadhan" yang disusun Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah terdapat sejumlah upaya yang bisa dilakukan masyarakat, pengurus masjid dan mushalla dalam mempersiapkan datangnya Ramadhan. Pertama, melakukan pengkondisian Ramadhan pada bulan Sya‘ban di lingkungan masyarakat, rumah dan masjid-masjid dengan memperbanyak informasi dan kajian tentang Tuntunan Ibadah Ramadhan.
Baca Juga: Perbedaan Shalat Tarawih, Tahajud, Qiyamul Lail, dan Qiyamu RamadhanKedua, pengurus masjid dan mushalla mempersiapkan sarana dan prasarana kegiatan di bulan Ramadhan. Persiapan tersebut di antaranya menyediakan sound system yang memadai, mempersiapkan dan membersihkan tempat wudhu, air wudhu, kotak-kotak infaq, peralatan ta‘jil, dan lain lain.
Ketiga, gotong royong membersihkan masjid dan mushalla baik di bagian dalam masjid dan lingkungan sekitarnya. Kemudian, memberi pengaturan shaf dan pengamanan karena antusiasme masyarakat beribadah di masjid mengalami peningkatan.
Baca Juga: 5 Momen Merindukan saat Ramadhan yang Terhenti Selama Pandemi Covid-19Kelima, pengurus masjid maupun mushalla mulai mengatur jadwal muadzin, imam, penceramah, dan akomodasinya untuk kegiatan Ramadhan. Selanjutnya, pengurus dewan kemakmuran masjid bisa juga menyiapkan jadwal kegiatan seperti kajian-kajian, TPA, bakti sosial, dan semacamnya.
Ketujuh, mempersiapkan tempat shalat ‘Idul Fitri, Imam/Khatib dan penjemputannya. Terakhir, membentuk ‘Amil Zakat, untuk memungut dan membagikannya serta mempersiapkan peralatannya.
Baca Juga: Sambut Resolusi PBB, Syarikat Islam Akan Bentuk Gugus Tugas Anti Islamophobia(zhd)