LANGIT7.ID, Jakarta - Warga Perumahan Grand Wisata, Kabupaten Bekasi merasakan hangatnya toleransi antarumat beragama melalui penyaluran
minyak goreng di kompleks tersebut.
Agenda tersebut merupakan upaya yang dilakukan Pengurus Ranting Istimewa Nahdlatul Ulama (PRINU) dan Pengurus Ranting Muhammadiyah (PRM) Bekasi, untuk menjawab permasalahan warga akibat sulitnya mendapatkan migor.
Salah satu warga dari Klaster Fiesta, Siskop (60), mengapresiasi kegiatan kolaborasi dilakukan oleh organisasi Islam terbesar di Tanah Air itu.
Baca Juga: NU dan Muhammadiyah Bersatu, Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng"Dari NU dan Muhammadiyah sungguh luar biasa. Secara akidah kita memang masing-masing. Tapi secara persatuan dan kesatuan luar biasa," ungkapnya usai Operasi Pasar: Pendistribusian Bersama Minyak Goreng, Perumahan Grand Wisata, Kabupaten Bekasi, Ahad (27/3/2022).
Menurutnya, peran serta NU dan Muhammadiyah cukup penting dalam menghadirkan kehangatan, khususnya bagi umat non muslim yang juga merasakan dampak manfaat.
"Bagi kami warga non muslim sangat merasakan itu. Kami akan bekerja sama dengan NU dan Muhammadiyah untuk membangun nilai toleransi tinggi, khususnya di Perumahan Grand Wisata, Bekasi ini," katanya.
Dia berharap, nilai toleransi yang dijunjung tinggi di Perumahan Grand Wisata dapat menjadi contoh baik untuk seluruh masyarakat Indonesia.
"Secara manusiawi kita boleh berambisi, kami mau menciptakan Grand Wisata ini sebagai kota toleransi, bahkan harapannya di seluruh Indonesia," katanya.
(bal)