LANGIT7.ID - , Jakarta - Puasa Ramadhan merupakan rukun Islam ketiga yang dijalankan oleh umat Muslim. Berpuasa hakikatnya adalah menahan diri dari hawa nafsu, seperti makan dan minum, dalam rentang waktu yang ditentukan.
Puasa Ramadhan hukumnya wajib bagi mereka yang sudah masuk usia baligh atau masa dimana anak-anak sudah masuk fase pubertas dalam Islam. Sedangkan, bagi anak-anak yang belum masuk rentang usia tersebut, berpuasa belum diwajibkan.
Baca juga: Qada atau Fidiah? Ini Cara Bayar Utang Puasa Khusus Ibu HamilNamun begitu, alangkah baiknya bila anak-anak mulai dikenalkan dan diajarkan untuk menjalani puasa Ramadhan. Lalu, berapa usia ideal seorang anak diajarkan untuk berpuasa?
Dokter Spesialis Gizi, Amelya Augusthina Ayusari mengatakan dalam hadits Rasulullah SAW mengatakan untuk memperkenalkan shalat kepada anak itu usia tujuh tahun.
“Suruhlah anak-anak kecil kamu melakukan sembahyang pada usia tujuh tahun, dan pukullah mereka (bila lalai) atasnya pada (usia) sepuluh tahun, dan pisahkanlah mereka di tempat-tempat tidur”. ( H.R. Ahmad dan Abu Daud ).
Mengacu dari hadits tersebut, untuk mengenalkan puasa kepa anak bisa dilakukan kapan saja. Baik itu dimulai dari usia lima tahun, enam, atau bahkan tujuh tahun.
"Akan tetapi, kapan mereka bisa dimotivasi untuk berpuasa full? Jika dalam perintah agama tidak ada secara khusus yang menyebutkan harus kapan. Karena puasa itu wajib jika seseorang sudah baligh," jelas dr Amelya dalam acara bertajuk "Menyiapkan Motivasi dan Gizi yang Baik untuk Puasa Perdana bagi Anak-anak", Ahad (27/3/2022).
Nah, anjuran Rasulullah SAW terkait menyuruh shalat ini, tambahnya, bisa dijadikan motivasi mengajarkan anak untuk berpuasa penuh.
Baca juga: Pratama Arhan Siap Jalani Ibadah Puasa Ramadhan di Tokyo"Jadi nanti bisa diawali dari setengah hari, kemudian diperpanjang lagi mungkin sampai ashar atau di tambahkan satu jam lagi dan seterusnya," ucapnya.
Lebih lanjut, Amelya berkata memperkenalkan anak dalam berpuasa itu tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Apalagi langsung mengajaknya untuk berpuasa penuh, itu tidak bisa. Karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda.
"Jadi tujuh tahun diajarkan, tetapi boleh dipukulnya ketika usia 9-10 tahun. Karena perintah Rasulullah SAW juga seperti itu. Dan dipukul disini bukan pukul secara fisik, tetapi sambil mendoakan, memberikan motivasi dan lainnya," ungkapnya.
Amelya menyimpulkan, untuk mulai mengajarkan anak berpuasa di bisa di usia kapan saja. Namun, untuk disemangatkan agar anak-anak dapat berpuasa penuh, dari fajar hingga senja, bisa dilakukan sejak usia tujuh tahun.
Baca juga: Hukum Bayar Utang Puasa untuk Orang Meninggal Dunia(est)