Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Gampang Tergoda, Cegah Anak Batal Puasa dengan Cara Ini

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 29 Maret 2022 - 11:03 WIB
Gampang Tergoda, Cegah Anak Batal Puasa dengan Cara Ini
Ilustrasi anak yang makan es krim saat puasa. Foto: Langit7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Mengajak anak untuk dapat berpuasa penuh selama Ramadhan bukanlah hal yang mudah. Terlebih di usia mereka yang masih banyak beraktivitas dan lingkungan yang terkadang berpotensi membuat anak-anak membatalkan puasanya.

Psikolog Klinis Anak dan Remaja, Sarah Halimah Wibowo mengatakan untuk mengatasi hal tersebut orang tua bisa membuat kegiatan harian yang berbeda dari hari biasa di bulan puasa.

"Ketika di jam-jam genting dan mereka sudah mulai lelah, lapar dan lainnya, cara mengatasinya dengan memberikan ia kegiatan yang bisa mengalihkannya," ujar Sarah dalam talkshow kesehatan yang diikuti Langit7, Minggu,(27/3/2022).

Baca juga: Jangan Terburu-buru, Ini Usia Tepat Ajarkan Anak Puasa Penuh

Saat anak berkeinginan untuk makan jajanan, sebelumnya buatlah kesepakatan Anda akan membelikannya setelah berbuka puasa. Selain itu, orang tua juga bisa membuat target per hari untuk anak menjalankan puasa.

"Misal kemarin ia kuat berpuasa sampai jam 3, hari ini bisa Anda targetkan jam 3.30 menit. Dengan catatan harus ada kesepakatan bersama antara orang tua dan anak," ucapnya.

"Kalau misal anak ingin buka puasa jam 1, kemudian ia ingin melanjutkan kembali sampai magrib, tidak jadi persoalan. Ikuti saja maunya mereka," lanjut dia.

Menurut Sarah, yang terpenting adalah orang tua menjaga kemauan atau semangat anak untuk tetap berpuasa. Salah satunya adalah dengan menambahkan durasi waktu berpuasa.

"Jadi puasa ini adalah proses, jangan kita berharap anak ini tiba-tiba bisa langsung full puasanya. Tetapi kita harus hargai dulu setiap usahanya, walaupun ia hanya bisa sampai setengah hari," tutur Sarah.

"Kita sebagai orang tua harus tetap menghargai dengan memberikan pujian dan setelah itu tambahkan secara perlahan," ungkapnya.

Akan tetapi, lanjut Sarah, orang tua juga harus selalu mengevaluasi, terkait penyebab anak-anak berbuka puasa dengan cepat. Bisa jadi, si anak tidak sahur atau menu sahur kurang bergizi, sehingga anak mudah merasa lapar.

"Lakukan evaluasi ini setiap hari hingga ia bisa berpuasa full," tuturnya.

Baca juga: Ini Usia Ideal Menyekolahkan Anak menurut Pakar Neuroparenting

Tidak hanya itu, Sarah juga menyarankan orang tua untuk memberikan hadiah agar semangat mereka terbakar. Misal jika ia suka coklat maka Anda bisa memberikan coklat kesukaannya tetapi ia harus puasa penuh.

"Ini merupakan salah satu strategi agar orang tua bisa membantu anak agar lebih kuat atau lebih tangguh ketika berpuasa nanti," pungkas Sarah.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)