LANGIT7, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengatakan bahwa pihaknya menutup pintu kepada induk cabang olahraga yang ingin memberangkatkan atletnya dengan biaya mandiri ke
SEA Games Vietnam karena beberapa pertimbangan. Hal tersebut disampaikan langsung Sekretaris Jenderal KOI Ferry J Kono.
Seusai jumpa pers pengumuman kontingen Indonesia ke
SEA Games, Ferry menegaskan, hanya 476 atlet dari 31 cabang olahraga yang akan diberangkatkan dengan biaya APBN. Hal tersebut sesuai dengan keputusan tim
review dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Baca Juga: Atletik Indonesia Targetkan Tujuh Emas di SEA Games VietnamDia menambahkan pengiriman atlet secara mandiri juga tidak memungkinkan karena batas akhir pendaftaran
entry by name kontingen SEA Games Vietnam akan berakhir pada 31 Maret. "Mengingat waktu (
entry by name) yang sangat terbatas dengan (pertimbangan) rekam jejak (prestasi), karena mandiri pun kita lakukan review. Dari hasil
review di sport development
KOI kami tidak akan mengusulkan atlet yang akan bertanding secara mandiri," ungkap Ferry di Wisma Kemenpora, Jakarta, Rabu (30/3/2022).
"Saya tidak melihat potensi ‘nakal’ mengingat form entry by name harus dikirimkan dengan tanda tangan Sekjen KOI," tambah dia.
Pemerintah memutuskan untuk mengurangi jumlah cabang olahraga yang akan dikirimkan ke SEA Games 2022 karena pertimbangan keterbatasan anggaran dan tingkat prioritas. Namun, ada beberapa induk
cabang olahraga yang berniat untuk mengirimkan atletnya secara mandiri seandainya tidak dipilih untuk diberangkatkan ke multievent dua tahunan itu dengan menggunakan biaya APBN, salah satunya Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).
Baca Juga: Resmi, SEA Games Vietnam akan Digelar 12-23 Mei 2022Meski begitu, tim review menyatakan bahwa beberapa cabang tidak diberangkatkan karena tidak punya rekam jejak prestasi dan ada permasalahan organisasi. Adapun PTMSI hingga saat ini masih mengalami perpecahan, bahkan kini ada tiga ketua yang mengklaim sebagai kepengurusan yang sah.
Kontingen Indonesia untuk SEA Games Vietnam berkekuatan 738 personel yang terdiri atas 476 atlet, 207 ofisial, dan 55 tenaga pendukung. Indonesia akan berkompetisi pada 31 cabang olahraga, antara lain angkat besi, atletik, balap sepeda, bulu tangkis, karate, menembak, panahan, pencak silat, renang, senam artistik, taekwondo, wushu, kano dan rowing.
Sementara 18 cabang olahraga lainnya adalah anggar, boling, catur, esports, gulat, jujitsu, judo, kickboxing, selam, sepak bola putra, sepak takraw, tenis, tinju, triathlon, voli indoor, voli pantai, basket, vovinam, serta golf. Keputusan tersebut telah melalui proses review yang dilakukan oleh pakar, akademisi, serta perwakilan KOI dan KONI Pusat.
Baca Juga:
Tetap Bugar, Ini Waktu Terbaik Berolahraga saat Ramadhan
Wajib Vaksinasi Covid-19, Djokovic Mundur dari Indian Wells(asf)