LANGIT7.ID, Semarang -
PSIS Semarang belum menargetkan juara pada kompetisi Liga 1 musim depan. Padahal, komposisi tim
PSIS Semarang semakin gacor dengan tambahan dua amunisi baru yakni Taisei Marukawa dan Carlos Fortes.
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengatakan menduduki peringkat satu di akhir klasemen dinilai belum menjadi tujuan utama Laskar Mahesa Jenar meski peluang itu ada.
“Kemarin pak Anto (komisaris PSIS), menyampaikan kita mau kejar juara. Sebenarnya kemampuan kita belum untuk ke sana. Tapi kalau untuk kejar tiga besar, untuk ke (Piala) Asia, bisalah,” kata Yoyok Sukawi, dikutip dari kanal Youtube Jebreet media TV, Kamis (7/4/2022).
Baca juga: Masih Bertahan di PSIS, Ini Tekad Jonathan CantillanaYoyok mengatakan, musim depan PSIS ingin kejar lisensi klub, karena PSIS belum pernah memulai proses pengajuan lisensi klub dari AFC karena itu pekerjaan tidak mudah. Klub harus punya infrastruktur, punya SDM yang mumpuni, dan ini berat jika menggunakan infrastruktur sendiri.
“Kalau kita pinjam infrastruktur orang lain bisalah, pinjam sana, kemudian diakui. Tapi kita tidak mau itu. Kalau kita ditanya ada SSB tidak?. Ada, kita punya gedungnya, kita mau punya sendiri. Kita kejar infrastruktur, agar tahun depan bisa mendapatkan lisensi,” bebernya.
Baru setelah mendapatkan lisensi dari AFC,
PSIS Semarang berfokus mengejar target juara secara maksimal.
Meski tidak mengincari posisi juara, PSIS lebih optimistis pada musim depan bisa merangsek ke papan atas. Yoyok semakin optimis karena beberapa pemain mudanya sudah banyak mendapat jam terbang pada musim lalu.
“Pondasi kita pemain-pemain lokal itu. Mental mereka semakin kuat,” ucapnya.
Baca juga: Agen Beberkan Kronologi Hijrahnya Taisei Marukawa ke PSISSelain itu, di tim juga sudah ada Taisei Marukawa yang bisa menggantikan peran Septian David Maulana yang mengalami cedera. Sementara Fortes, mengisi posisi lini depan, yang di seri ke-4 dan 5 musim lalu, PSIS tdiak memiliki striker yang bisa diandalkan.
Terkait Carlos Fortes, Yoyok membantah jika pihaknya menelikung Arema FC.
“Carlos Fortes kita kontrak nanti ketika kompetisi sudah berjalan, jadi saat ini tidak dalam dualisme kontrak dengan Arema FC. Wong sebenarnya dia tidak kami kenalkan, tapi Fortes sendiri yang minta setelah mengetahui Taisei Marukawa mau kita sampaikan ke media,” ucapnya.
Target PSIS untuk merangksek ke papan atas sejatinya cukup terbuka. Sayangnya, jika PSIS bisa lolos ke tingkat Asia, justru hal itu disayangkan karena PSIS belum memiliki sertifikat sebagai klub profesional.
Seperti dikatahui, saat ini ada 9 klub di Indonesia yang sudah mengantongi sertifikat AFC Klub Licensing 2021 di antaranya Arema FC, Bali United, Bhayangkara FC, Borneo FC, Madura United, Persib Bandung, Bali United, Persebaya Surabaya dan PSM Makassar.
Baca juga: Miliki 2 Pemain Asia Musim Depan, Ini Penjelasan PSIS Klub-klub tersebut sudah memenuhi lima kriteria penilaian dalam menentukan AFC club licensing 2021. Di antaranya menyangkut kriteria olahraga, infrastruktur, personil, administrasi, legal dan finansial.
(sof)