LANGIT7.ID, Sleman - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menggelar puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-76
TNI AU di lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara (AAU), Sabtu (9/4/2022). KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo bertindak sebagai inspektur upacara dalam acara tersebut.
Dalam sambutanya, KSAU Fadjar mengatakan pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mengakibatkan destruktif sosial hingga ekonomi yang menyentuh hampir di seluruh lapisan masyarakat. Belum lagi banyaknya bencana alam hingga konflik Ukraina dan Rusia yang turut mempengaruhi stabiltas global juga memberikan dampak pada stabilitas nasional.
Baca Juga: Akun Twitter Dewan Pers Dibajak, Jadi Lapak Jualan NFT"Namun kita patut bersyukur, di tengah ujian bangsa, TNI AU mampu hadir mendukung pemerintah dalam penanggulangan bencana alam, program
vaksinasi Covid-19, mobilisasi udara untuk bantuan sosial hingga evakuasi warga dari Ukraina," ujarnya.
Disamping itu, TNI AU juga mengharumkan nama bangsa pada perhelatan WBC Asia Boxing Council Contonetal dan Singapore Airshow (SAS) 2020. "Semoga momentum hari jadi ini menjadi titik lepas landas kita ke masa depan yang lebih baik," harapnya.
Dalam rangkaian HUT ke-76 TNI AU, turut dimeriahkan kegiatan Krawitan dari taruna, personil dan aparatur sipil negara (ASN) AAU serta demo udara alat utama sitem persenjataan (Alutsista) TNI AU. Untuk demo udara diawali penampilan manuver 4 pesawat latih Grob dari skadik 101 Lanud Adisutjipto, disusul enam pesawat latiih KT-1B Wooog Be yang tergabung dalam Jupiter Aerobatic Team (JAT) dari Skadik 102 Lanud Adisutjipto.
Baca Juga: Saudi Izinkan 1 Juta Jamaah Beribadah Haji, Ini PersyaratannyaPenampilan berikutnya manuver 4 pesawat tempur T50 Golden Eagle dan ditutup atraksi pesawat tempur F16. Adapun dua jenis pesawat tempur ini bermarkas di Lanud Iswahyudi Madiun.
Pada kesempatan itu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X turut menyerahkan empat jenis bibit tanaman kepada TNI AU, yaitu masing-masing 100 bibit pohon Gayam, pohon Sawo Kecik, pohon Kepel dan pohon Jambu Dersono. Secara simbolis, Sultan HB X menyerahkan bibit tersebut dan diterima KSAU untuk ditanam di lingkungan AAU.
Tak hanya itu,
Sultan HB X juga menyerahkan satu perangkat gamelan slendro yang diberi nama Kyai Madyakara. Selain itu, Sultan HB X juga memberikan pelog yang diberi nama Dirgantara kepada AAU serta gending gati dirgantara kepada TNI AU.
Baca Juga:
Maudy Ayunda: Tiga Isu Prioritas jadi Warisan Bagi Generasi Z dan Milenial
Dubes Tiongkok Bantah Terjadi Pembatasan Ibadah Muslim Uighur(asf)