LANGIT7.ID, Jakarta - Kapten tim Jordi Amat memutuskan untuk meninggalkan KAS Eupen, tim divisi teratas di Liga Belgia lebih cepat. Kontrak dengan tengah tengah berusia 30 tahun itu yang akan berakhir pada 30 Juni 2022, tidak akan diperpanjang.
Diberitakan laman resmi klub, Jordi Amat mengucapkan selamat tinggal kepada tim Senin (11/4) waktu setempat dan berencana untuk melanjutkan karirnya di Indonesia. Jordi telah mengajukan kewarganegaraan Indonesia dan merupakan calon untuk masuk ke tim nasional Indonesia.
Jordi Amat datang ke KAS Eupen pada musim panas 2019 dan memainkan 86 pertandingan untuk klub tersebut. KAS Eupen mengucapkan terima kasih kepada Jordi Amat atas penampilannya dengan seragam KAS Eupen dan komitmennya yang luar biasa kepada klub.
Baca juga: PSSI Terus Kawal Proses Naturalisasi Dua Pemain IniKAS Eupen mendoakan yang terbaik dan sukses untuk Jordi Amat untuk perjalanan karirnya selanjutnya. Dalam unggahan di instagram pribadinya jordiamat5, ia menuliskan : terima kasih @kaseupenofficial untuk tahun yang fantastik. Jordi mengaku memiliki kenangan indah, saat-saat sangat bahagia dan juga beberapa momen sulit juga.
“Saya akan selalu berterima kasih kepada klub, penggemar, pelatih, staf teknis, dan rekan satu tim yang membuat saya merasa seperti di rumah sejak hari pertama. Saya berharap yang terbaik untuk Anda di masa depan. Aku akan selalu menjadi Panda. Terima kasih,” ucapnya.
Sejumlah tim Liga Indonesia pun kini dikaitkan dengan nama Jordi Amat, di antaranya Bali United dan Persija Jakarta. Kedua klub tersebut dikabarkan berminat menggunaan jasa mantan pemain League Premier Inggris, Swansea City dan La Liga Spanyol, Real Betis.
Meski pihak klub sebelumnya sudah menginformasikan bahwa Jordy Amat akan melanjutkan karir di Indonesia, akan tetapi salah satu Komite Eksekutif PSSI Hasani Abdul Gani yang baru saja bertemu dengan Jordi Amat menyampaikan bahwa sang pemain ke Indonesia untuk bergabung dengan timnas Indonesia.
“Yang dimaksud Jordi Amat bermain di Indonesia adalah bermain di Timnas Indonesia, bukan bermain di Liga 1. Mudah-mudahan tidak salah persepsi, “ tulis Hasani di instagram pribadinya menjawab pertanyaan netizen.
Benarkan Jordi Amat akan bermain di Liga 1, atau hanya sebaliknya hanya membela timnas Indonesia saja, tentu sangat menarik untuk ditunggu.
Sebelumnya, Bali United berminat untuk meminang Sandy Walsh namun tidak terealisasi karena harganya sangat mahal untuk bisa memboyongnya ke Indonesia.
Baca Juga: 3 Calon Pemain Naturalisasi Terancam Tak Bisa Tampil di Kualifikasi Piala Asia 2022 Hal itu disampaikan oleh Hasani Abdul Gani dalam sebuah wawancara di podcast.
“Itu, pemilik yang klubnya mau juara (Liga 1 2021/2022) ngomong ke saya. Gila pak, mau datangkan Sandy Walsh ke Indonesia. Kami tidak mampu mendatangkannya ke Bali,” ucap Hasani.
Gagal memboyong Sandy Walsh, apakah Bali United berminat mendatangkan Jordi Amat?. Sementara itu, akun Twitter Bali United terlihat mengomentari postingan dari salah satu akun Twitter @MafiaWasit, yang bercanda menuliskan statemen Jordi Amat.
“Senang rasanya main di Liga 1 teraik dunia seperti Liga 1, makanya saya terus berlatih dan menjadikan liga Belgia sebagai batu loncatan agar dilirik @BaliUtd,”.
Admin akun @BaliUtd kemudian menjawab dengan menulis.” Sssttt,”.
(sof)