Survei: UMKM Belum Manfaatkan Teknologi untuk Kembangkan Usaha
mahmuda attar husseinSenin, 18 April 2022 - 06:55 WIB
Pemanfaatan teknologi untuk pengembangan usaha UMKM. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Hasil survei finansial Amartha dan Katadata Insight Center menunjukkan masih banyak UMKM yang belum memanfaatkan teknologi untuk pengembangan usaha.
Chief Risk and Sustainability Officer Amartha, Aria Widyanto mengatakan, pelaku usaha ini sebetulnya sudah cukup melek teknologi. Namun belum mahir menggunakannya untuk potensi bisnis.
"Riset The Indonesia Grassrot Entrepreneur Report, adopsi digital berperan lebih besar dalam mendorong akselerasi bisnis usaha mikro dan ultra mikro," kata Amartha dalam keterangannya dikutip Antaranews, Ahad (18/4/2022).
Dalam hal adopsi digital, skor yang diperoleh cukup baik yaitu 66,08. Sebanyak 97 persen pelaku usaha sudah memiliki gawai, akses internet dan menggunakan media sosial.
"Sayangnya, skor penggunaan e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar masih sangat rendah, yaitu 20,50," katanya.
Amartha melihat adopsi teknologi oleh pelaku usaha mikro dan ultra mikro baru sebatas untuk komunikasi harian dan hiburan. Belum maksimal untuk pengembangan usaha mereka.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”