LANGIT7.ID, Jakarta - AQL Peduli membagi-bagikan oksigen medis gratis kepada masyarakat terdampak Covid-19 di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Jumat (30/7/2021). Aksi kemanusiaan itu bertujuan meringankan beban masyarakat dalam menghadapi wabah corona yang belum pasti kapan berakhir.
Direktur AQL Peduli, Firman Fabi, mengatakan, AQL Peduli menyediakan 800 tabung oksigen pada pembagian kali ini. Pekan lalu, lembaga yang ia pimpin membagikan 1000 tabung oksigen medis untuk warga di Manggarai, Jakarta Selatan.
Pembagian oksigen itu menyasar 6 daerah yakni:
1.Cahaya Oxygen di Jl tebet Dalam I no.2, Rt.001 Rw.01 Kel. Manggarai Selatan, Kec. Tebet, Jakarta Selatan (Belakang Koramil Tebet 1)
2. Duren Sawit di Jl. Pendidikan Raya No.33 RT: 05 RW:01, Jl. Duren Sawit, RT.5/RW.1, Duren Sawit, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13440
3.Refil Oxygen Sawangan di depan RSUD Depok
4. Oxygen Tanah Baru Depok di Kp Jemblongan Tanah Baru Depok jl swadaya 5 RT 05 RW 12 Pancoran mas Depok
5. Oxygen Kawan Kita Pamulang di Pertokoan Pamulang Permai, Blok SH - 10, No. 1 (dekat bank Mandiri / bank BTN Pamulang)
6. Bayuprana Agung Oksigen di Pondok aren, Tangerang selatan
Firman menyebut, oksigen medis menjadi kebutuhan yang sangat vital pada saat ini. Salah satu gejala pasien corona adalah sesak nafas. Pada kondisi itu, mereka harus mendapatkan bantuan oksigen medis guna membantu pernafasan.
“Saat-saat pasien Covid-19 yang terpapar, menentukan hidup atau mati. Sedekah 1 oksigen menyelamatkan 1 nyawa,” kata Firman.
Komitmen AQL Peduli membantu penananganan Covid-19 sudah dimulai sejak virus yang mudah menyebar itu mewabah di Tanah Air. Saat pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada awal Juli lalu, AQL Peduli membentuk Tim Satgas Covid-19.
Tim tersebut membantu vaksinasi massal dan mengadakan oksigen medis untuk dibagikan secara gratis kepada masyrakat yang membutuhkan. Terutama bagi masyarakat yang berada di garis ekonomi menengah ke bawa.
"Kita melihat bahwa oksigen semakin hari semakin langka, kami menyiagakan beberapa tabung tetapi kami juga mengisi beberapa tabung ke tempat pengisian yang kosong, kita sudah mengantri tetapi pas sudah giliran antrian kita gasnya habis. Dari situ menjadi landasannya dimana mulai besok kita mengadakan berbagi oksigen gratis," kata Firman.
Menurut Firman, kelangkaan oksigen menjadi fenomena menyedihkan di Tanah Air. Mengingat kondisi pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri sangat membutuhkan alat bantu pernafasan tersebut.
“Dari sini kita melihat bahwa oksigen sangat dibutuhkan bahkan mereka bagaimana untuk mencarinya itu sulit untuk mendapatkannya. Karena itu kita bekerjasama ke beberapa tempat pengisian oksigen," ujarnya.
Firman memastikan pendistribusian oksigen menerapkan protokol kesehatan ketat. Skema pembagian tabung oksigen dilakukan dengan memberikan sebuah kupon kepada masing-masing warga. Satu kupon satu tabung. Meski dalam sistem kupon, kita pastikan tidak akan kehabisan. Tim akan mengusahakan semua warga mendapatkan oksigen.
"Bagaimana jika ada yang membawa 2-3 tabung? Kita akan dahulukan terlebih dulu yang sudah antri setelah itu jika memang masih ada kita isikan kembali, kurang lebih seperti itu teknisnya supaya pembagian ini juga merata jangan sampai ada yang bawa banyak tetapi yang sudah ngantri dan bawa satu tidak kebagian," ucap dia.
(bal)