LANGIT7.ID, Jakarta - Makkah dan Madinah merupakan kota suci umat Islam yang terletak di Arab Saudi. Meski sama-sama menyandang sebagai kota suci, pimpinan AQL Islamic Center, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) mengungkapkan perbedaan Makkah dan Madinah.
Menurut UBN, Madinah Al Munawarah adalah kota suci yang belum ditetapkan sebelum kedatangan Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. Ditetapkan sebagai kota suci setelah hijrahnya Rasulullah dan didirikannya Masjid Nabawi.
Sementara, status Makkah sebagai tanah suci sudah ada dalam Alquran maupun kitab-kitab sebelumnya. "Makkah Allah tetapkan sebagai tempat ibadah pertama di muka bumi," kata UBN dalam program Munajat dari Tanah Suci yang disiarkan UBN Podcast secara langsung dari Madinah, Kamis (21/4/2022) sore waktu Saudi.
Baca Juga: Arab Saudi Gelar 50 Ribu Karpet Baru di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi"Ini mungkin yang menjadi perbedaan antara kesucian kota Makkah dengan kesucian kota Madinah," imbuhnya.
Di kota Madinah, umat Islam dapat melihat makam Rasulullah yang merupakan hamba utusan Allah. Rasulullah yang menuntun umat menuju perjumpaan kepada Allah dan menuntun manusia dari kegelapan (kekufuran) menuju cahaya (petunjuk Islam).
Baca Juga: Jufi Salurkan 560 Paket Pangan Ramadhan di Solo dan Karanganyar"Makam Nabi yang ada di situ, harus kita menjadikan ittiba, mencontoh, mengikuti jejaknya. Karena tanpa mengikuti jejak Muhammad Shallallahu alaihi wasallam tidak mungkin kita bisa berjumpa dengan Allah, tidak mungkin kita mendapat surga-Nya, dan tidak mungkin kita mendapat ridanya di dunia ini," kata UBN.
Program Munajat dari Tanah Suci berlangsung selama 10 hari terakhir Ramadhan 1443 Hijriah. Program yang didukung oleh Tabung Infaq ini untuk menemani umat menjalani itikaf dan meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
Baca Juga: Orang Miskin Tetap Wajib Zakat Fitrah, Ini Syaratnya(zhd)