LANGIT7.ID, Jakarta - Dua bintang muda Timnas Indonesia, Egy Maualan Vikri dan Witan Sulaeman dipastikan masih bertahan di FK Senica, meski gaji mereka belum juga cair.
Keduanya sempat menghilang dalam pertandingan liga kontra Liptovsky Mikulas, dan dikabarkan sudah mengundurkan diri menyusul pemberitaan 8 pemain dan tim pelaksana hengkang.
Baik Witan dan Egy yang belum juga mendapatkn bayaran, rupanya sudah dimainkan di laga leg kedua Piala Slovnaft pada Rabu (20/4/2022) pukul 21.20 WIB, kontra Spartak Trnava yang berakhir dengan kekalahan telak 0-4 di kandang.
Egy diketahui bermain selama 17 menit sebelum digantikan oleh D Kudlac. Sementara, Witan Sulaeman bermain secara penuh 2x45 menit.
Baca juga: FK Senica Ditinggalkan 8 Pemain, Termasuk Egy dan Witan?Ini menjadi kekalahan kedua FK Senica, karena sebelumnya sudah kalah 0-3 sehingga gagal menembus partai final karena kalah agregat 0-7 di Piala Slovakia.
Para pemain yang mogok bertanding sebelumnya hanya duduk di tribun penonton. Mereka menyaksikan timnya yang diperkuat banyak pemain muda dikalahkan oleh Liptovsky Mikulas dengan skor 3-0. Namun, mantan pelatih FK Senica Pavel Ustr memutuskan tidak ikut bersama pemain di tribun.
Pavel Ustr menuturkan, sebenarnya pemilik klub sudah mendatanginya dan pada 15 April 2022 akan terbayar meski banyak pemain yang skeptis dengan janji tersebut.
Ternyata uang tidak datang dan baginya sulit untuk melihat anak buahnya belum dibayar, tiga, empat bulan atau lebih.
“Peristwa baru-baru ini telah mengikis saya dan saya bebas memutuskan untuk berhenti,” ujarnya di kutip dari sport.aktuality.sk, Kamis (21/4/2022).
Pavel Ustr menambahkan, selama tiga setengah bulan terakhir harus kehilangan uang pribadinya, masih ditambah biaya tambahan. Beberapa hak yang menjadi pendapatan tambahan seperti bonus pertandingan, tunjangan perjalanan dan akomodasi, tidak ada dalam klub berjuluk Zahori tersebut.
“Saya melatih pemain yang lama tidak memdapatkan gaji,” tuturnya.
FK Senica saat ini mengandalkan beberapa pemain muda, untuk menyelesaikan babak playoff di zona degradasi menyusul delapan pemain yang mengundurkan diri. Terdekat, mereka akan ditantang Michalove pada Sabtu (23/4/2022) mendatang.
Dikatakan, meski FK Senica muda sebelumnya kalah 0-3 dari Liptovsky Mikulas, pemain tidak merasa malu. Bahwa mereka tidak bisa menandingi para pemain profesional tetapi mereka berjuang untuk hasil terbaik. Mereka mampu memberikan perlawanan dan pantas mendapatkan pujian.
“Namun dalam jangka panjang, bahkan dalam hal tindak lanjut kompetisi mereka, Anda tidak dapat mengandalkan jumlah remaja yang lebih besar untuk kompetisi profesional tertinggi,” ucapnya.
(sof)