Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Diet Special Needs, Makanan Sehat untuk ABK Tak Harus Mahal

Fifiyanti Abdurahman Jum'at, 22 April 2022 - 07:39 WIB
Diet Special Needs, Makanan Sehat untuk ABK Tak Harus Mahal
Salah satu produk Diet Special Needs untuk anak berkebutuhan khusus. Foto: DSN
LANGIT7.ID - , Jakarta - Diet Special Needs merupakan bisnis makanan sehat untuk kalangan berkebutuhan khusus, salah satunya penyandang autisme.

Founder Diet Special Needs (DSN), Difansa Rachmani memulai bisnis ini berangkat dari pengalamannya yang kesulitan mencari makanan tepat untuk anaknya yang berkebutuhan khusus (ABK).

Selain itu, Difa melihat peluang untuk memberikan kesempatan yang sama bagi ABK dan masyarakat lain untuk mendapatkan opsi makanan yang sesuai kebutuhan.

Baca juga: Makanan Bergizi Ternyata Bermanfaat Jaga Berat Badan Seimbang

“Bahan makanan Diet Special Needs diproses secara khusus tanpa terigu, gula pasir, susu dan turunannya, seafood dan bahan alergen lainnya agar bisa dikonsumsi oleh ABK," ungkap Difa dalam acara Virtual Media Briefing: Hari Kartini, Tokopedia Dorong Kesetaraan Peluang untuk Bersama Pulihkan Ekonomi Indonesia, Kamis (21/4/2022).

Sebagai produk makanan untuk konsumen yang berkebutuhan khusus, semestinya ada pendampingan dari ahli gizi untuk menentukan nilai bahan makanan.

Namun, untuk saat ini Difa mengaku belum memiliki ahli gizi khusus untuk DSN. Tapi ia mengatakan kerap berdiskusi dan konsultasi dengan ahli gizi secara lepas.

"Terus terang saat ini kita belum ada ahli gizi yang dedicated untuk memantau. Tapi kami ada ahli gizi yang insidentil secara freelance yang suka kami ajak diskusi, kami tanya-tanya," ujar Difa.

Di samping itu, DSN juga mulai melakukan pemeriksaan di laboratorium terkait nutrisi, infeksi dan efeknya. Karena, bagi Difa, itu menjadi salah satu tantangan tersendiri dalam memproduksi makanan untuk orang berkebutuhan khusus.

Baca juga: Paket Makanan Bergizi untuk Penyintas Covid-19 Diantar Abang Ojol

"Jadi bukan fokusnya untuk menurunkan berat badan, dan awalnya juga memang untuk kalangan sendiri saja bukan untuk (dijual) keluar," tandasnya.

Namun belakangan, karena meningkatnya permintaan, Difa mulai memfokuskan diri untuk hal-hal tersebut.

"Selain ABK, ada permintaan masyarakat dengan diabetes, hipertensi, autoimun, asam lambung, kanker, alzheimer, kulit sensitif atau alergi lainnya,” jelasnya.

Selain itu, banyak anggapan makanan untuk orang berkebutuhan khusus pasti memiliki harga yang tinggi. Sebab, yang digunakan adalah bahan-bahan pilihan.

Meski tak menampik hal tersebut, namun Difa menerangkan bahwa produknya memiliki harga yang bersaing karena memakai bahan produk lokal. Artinya, harga DSN jauh lebih terjangkau dibanding produk-produk asing lain.

"Dari sisi harga kami lebih terjangkau daripada produk-produk luar negeri yang memiliki spesifikasi mirip dengan DSN. Karena kita memakai bahan baku lokal," tuturnya.

Baca juga: Tren Makanan Sehat, Milenial Ini Sukses Kembangkan Pertanian Organik

"Semuanya menggunakan produk lokal, jadi dari sisi harga produk kami bisa lebih ditekan, lebih terjangkaulah. Memang lebih mahal dibanding produk pasaran yang lain, karena memang bahan bakunya khusus. Tetapi masih lebih terjangkau," pungkas Difa.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)