LANGIT7.ID, Jakarta - Dianjurkan bagi umat Islam melakukan iktikaf di masjid pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Iktikaf memberi kesempatan besar meraih keutamaan Lailatul Qadar.
Agar iktikaf tak sia-sia, hanya mendapat lelah, perlu persiapan matang menjalankan agenda iktikaf. Persiapan iktikaf di antaranya ilmu tentang iktikaf serta persiapan rohani dan jasmani, sebab akan menjalankan rangkaian ibadah panjang. Berikut sembilan barang yang dapat dibawa untuk mengoptimalkan iktikaf Anda:
1. Al-Qur'an Al-Qur'an merupakan perlengkapan wajib untuk iktikaf. Selama iktikaf, muakif dapat memperlancar bacaan, belajar tahsin, mentadaburi ayat, menghafal, hingga mengulang hapalan. Al-Qur'an juga akan membantu memahami ayat-ayat yang disampaikan penceramah dalam agenda iktikaf.
Baca Juga: Solusi bagi Pekerja yang Ingin Itikaf, Fokus di Masjid saat Malam2. Buku Bacaan Bawalah buku bacaan yang menarik dan edukatif sebagai selingan seperti buku tentang sirah nabawiyah, biografi ulama, buku umum maupun keagamaan yang edukatif. Buku bacaan bisa juga menjadi bahan diskusi kepada sesama jamaah iktikaf.
3. Buku Tulis Banyak jamaah iktikaf mengabaikan perlengkapan yang satu ini. Padahal selama iktikaf banyak ilmu-ilmu agama yang disampaikan penceramah. Ikatlah ilmu dengan menulis sehingga bisa dipelajari kembali. Jangan sampai iktikaf menjadi sia-sia tanpa membawa apa-apa kecuali lelah.
4. Sajadah Sajadah pribadi dapat dibawa ketika iktikaf. Biasanya, banyak jamaah iktikaf membawa sajadah yang empuk sebagai alas ibadah dan istirahat. Apalagi di musim pandemi Covid-19, sajadah pribadi dapat meminimalisir tertular virus. Bawalah sajadah yang bahan dan desainnya membuat nyaman.
5. Mukena Kaum perempuan yang turut iktikaf sebaiknya membawa mukena pribadi dari rumah. Sebab, mukena masjid selain jumlahnya terbatas juga tak dijamin kebersihannya. Menggunakan mukena pribadi dapat meminimalisasi kemungkinan kita terkena bakteri dan virus yang bisa disebabkan oleh penggunan barang bersama.
Baca Juga: UBN Jelaskan Perbedaan Makkah dan Madinah sebagai Kota Suci6. Peralatan Makan Sebisa mungkin bawalah perlengkapan makan sederhana, seperti botol minum dan kotak makan. Membawa alat makan sendiri dapat menjaga kebersihan masjid dan meminimalisir penggunaan kantong plastik.
7. Pakaian dan Selimut Bagi yang menjalani iktikaf 10 hari penuh, bawalah pakaian secukupnya untuk salin. Pakaian yang senantiasa bersih membuat ibadah nyaman. Termasuk selimut untuk dipakai saat beristirahat dan menghangatkan tubuh dari paparan AC. Pada sejumlah masjid biasanya menyediakan layanan laundry pakaian untuk jamaah iktikaf.
8. Alat Mandi dan Rias Diri Sama seperti pakaian, peralatan mandi juga penting bagi yang hendak iktikaf 10 hari penuh di masjid. Menjaga kebersihan dan kebugaran tubuh dapat menunjang aktivitas ibadah. Bawalah kantong terpisah untuk alat mandi atau bungkus sabun yang sudah tidak terpakai agar tidak mengotori masjid.
9. Uang dan ponsel Penting bagi muslim yang hendak iktikaf membawa uang secukupnya untuk berinfaq, sedekah, atau membayar zakat. Selain itu juga ponsel untuk memberi kabar kepada keluarga di rumah. Jagalah keamanan barang bawaan agar selalu berada di dekat kita dan mudah diawasi.
Baca Juga: Ayat-Ayat Pilihan Tadabur Al-Quran Selama Iktikaf Ramadhan(zhd)