LANGIT7.ID - , Jakarta - Sacha Inchi atau dikenal juga sebagai kacang gunung dan kacang inka memiliki kandungan zat yang bermanfaat bagi tubuh. Daunnya memiliki kandungan antioksidan yang bisa dimakan langsung diolah seperti teh.
Sedangkan biji buahnya, dengan kandungan asam lemak tak jenuh dan kadar omega yang tinggi bisa digunakan sebagai kosmetik seperti pelembab dan pencerah kulit.
Bukan hanya itu, manfaat lain yang terkandung dari sacha inchi ini pun baik untuk kesehatan. Antara lain untuk penurun kolesterol dan asam urat, peningkat kecerdasan, dapat mengurangi resiko jantung bengkak, resiko stroke, menurunkan aktifitas tumor, radang sendi dengkul, meningkatkan penglihatan (katarak), dan menurunkan rasa kesemutan.
Baca juga: Kaya Nutrisi, Jenama Makanan Sehat Luncurkan Camilan KacangPeneliti di Seameo Biotrop, Supriyanto, menjelaskan berbagai keunggulan sacha inchi perlu dikembangkan pertanian secara intensif. Untuk itu, ia melanjutkan, ada tiga tahap yang harus dilewati.
Pertama, pemilihan benih. Benih yang digunakan haruslah benih unggul, memiliki mutu genetik unggul dan mutu fisik yang baik. Kedua, input lingkungan yang meliputi pola tanam, lubang tanam, pupuk, jenis tanah, hingga pollinator. Ketiga, pengendalian hama dan penyakit untuk menurunkan resiko kerugian.
“Setelah ketiga faktor tersebut dipenuhi, diharapkan tanaman dapat mencapai pertumbuhan yang optimal,” tekan Supriyanto seperti dikutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (26/4/2022).
Dalam kesempatan yang sama, Director of Seameo Biotrop Zulhamsyah Imran menyatakan hasil uji coba produksi minyak sancha inchi memiliki manfaat untuk menurunkan kolesterol.
Namun, perlu ada satu uji klinis, uji literatur, dan kaji visibilitas untuk budidaya sacha inchi yang perlu dilakukan agar tidak menjadi spesies infasif yang mengancam biodiversitas.
“Kacang Sacha Inchi berpotensi ekonomis tinggi untuk dikembangkan di Indonesia karena memiliki nilai daya saing untuk fungsi kesehatan. Namun, untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas minyak sacha Inchi yang bagus diperlukan teknik budidaya yang intensif serta perlu pengembangan produk produk turunan sacha Inchi,” pungkasnya ketika menyimpulkan paparan.
Baca juga: Varietas Kacang Tunggak, Alternatif Kedelai pada Industri TempeDikenal juga sebagai kacang inka atau kacang gunung, sacha inchi berasal dari hutan tropis amazon. Namun, belakangan kacang ini mulai dibudidayakan di China, Vietnam, Malaysia, Thailand, dan baru-baru ini di Indonesia.
Secara morfologi, buah sacha inchi memiliki bentuk bintang, di mana dalam satu bintang dapat menyimpan antara 4 – 5 butir biji. Buah muda berwarna hijau sedangkan buah yang sudah tua bewarna coklat kehitaman.
(est)