LANGIT7.ID, Jakarta - Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua, waspadai kondisi mesin
overheat saat melakukan perjalanan jauh. Sebab, hal tersebut akan membuat kendaraan kehilangan tenaga saat dikendarai.
Overheat merupakan kondisi mesin mengalami panas berlebih. Hal ini terjadi pada kendaraan yang perawatannya kurang rutin dan tepat.
Adapun ciri utama saat motor mengalami
overheat, yaitu tidak dapat berjalan saat digas. Mesin motor seolah tidak memiliki tenaga untuk berjalan. Kondisi tersebut akan memperparah mesin apabila motor terus dipaksa untuk berjalan.
Ciri selanjutnya pada motor yang mengalami overheat adalah knalpotnya mengeluarkan asap ketika mesinnya menyala. Motor yang mengalami
overheat identik dengan bau gosong pada asap dari knalpot atau mesinnya.
Lantas apa penyebab
overheat pada motor? Berikut penjelasannya, melansir dari situs resmi Suzuki Indonesia, Minggu (30/4/2022).
Baca juga: Mau Mudik Pakai Motor? Siapkan 5 Hal Ini Agar Lancar di Jalan1.
Clearance Piston yang Terlalu Rapat
Penyebab pertama terjadinya
overheat pada mesin motor adalah piston yang terlalu rapat. Kondisi ini menyebabkan clearance pada piston tidak bisa bergerak secara leluasa. Akibatnya, kinerja dari piston tersebut tidak bisa maksimal.
Dalam kondisi ini, jika motor terus dipaksakan tetap bergerak, kondisi piston akan menjadi parah. Piston kelamaan bisa patah, mengalami baret, dan kemungkinan terburuknya adalah jebol. Apabila mesin semakin panas, piston akan memuai dan mengalami kemacetan saat dinyalakan.
2. Oli Tidak Mengalir
Hal berikutnya yang menyebabkan mesin motor mengalami
overheat adalah oli tidak mengalir dengan baik. Ini disebabkan oleh sistem pendistribusiannya yang tidak lancar. Akibatnya, komponen mesin lainnya tidak dapat dilumasi secara maksimal.
Oli yang tidak mengalir secara teratur bisa membuat mesin mudah panas. Hal ini disebabkan komponen mesin motor kering, sehingga semakin lama bergesekan akan kian panas. Mesin yang panas akan membuat motor mengalami overheat jika terlalu lama dinyalakan.
Cara Mencegah
Overheat Motor
Terjadinya
overheat pada mesin motor sebenarnya dapat dicegah. Berikut beberapa cara mencegah
overheat pada motor.
1. Mengganti Cairan
Coolant Secara Teratur
Cairan
coolant ada pada motor yang dilengkapi dengan komponen pendingin pada mesinnya. Pemilik harus memperhatikan penggantian cairan
coolant atau pendingin agar tetap berfungsi dengan baik, dan minimal diganti sekali dalam setahun.
Fungsi dari cairan
coolant adalah untuk menjaga suhu pada mesin agar tetap stabil. Apabila cairan
coolant tidak diganti secara rutin, semakin lama akan kehabisan dan tidak dapat berfungsi secara optimal.
Baca juga: Shalat di Kendaraan saat Mudik, Bolehkah Bertayamum?2. Rajin Membersihkan Radiator
Radiator merupakan komponen yang ada motor dengan sistem pendingin udara. Pembersihan radiator berfungsi untuk menghindari dari debu yang menumpuk.
Pengecekan air radiator ini sebaiknya dilakukan saat sebelum memulai perjalanan. Cara pengecekkan air radiator harus dilakukan secara berkala seperti oli motor, yaitu 2 hingga 3 bulan sekali.
3. Mengganti Oli Mesin Secara Teratur
Hal berikutnya yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya
overheat pada mesin motor adalah mengganti oli secara teratur. Komponen pelumas sangat diperlukan untuk mesin motor sehingga ketersedian dan kebersihannya harus dijaga dengan menggantinya secara rutin.
Penggantian oli motor yang optima saat kendaraan sudah menempuh jarak minimal 2.000 kilometer atau sekitar 2 hingga 3 bulan.
4. Mengecek
Fan Pada Radiator
Fan radiator berfungsi sebagai kipas atau pendingin udara yang mengalir pada mesin motor. Pengecekan
fan perlu dilakukan secara rutin untuk memastikan kinerjanya tetap maksimal. Pengendara hanya perlu melakukan servis dan perawatan secara rutin di bengkel resmi Suzuki terdekat, sehingga kondisi motor pun akan tetap stabil.
Cara Mengatasi
Overheat saat Motor Digunakan
Hal berikutnya yang perlu diperhatikan pada saat motor
overheat adalah mengatasinya. Pada dasarnya, mengatasi hal ini sangatlah mudah, asalkan kondisinya tidak terlalu parah.
Baca juga: AHM Hadirkan Posko Mudik Pengendara Motor di 4 Kota, Cek LokasinyaPerlu diketahui, mesin motor yang mengalami
overheat akan mati tiba-tiba pada saat digunakan. Saat hal ini terjadi, pengendara motor harus segera mematikan mesin dengan memutar starternya agar
off. Selanjutnya, tepikan motor agar aman dari pengendara lain.
Hindari langsung me-
starter atau berusaha menghidupkan mesin saat terjadi
overheat. Tunggu dulu beberapa waktu agar suhu pada mesin motor menurun atau menjadi dingin.
(sof)