Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home global news detail berita

Kabar Ditolak Masuk ke Singapura, UAS: Itu Shahih, Bukan Hoaks

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 17 Mei 2022 - 12:45 WIB
Kabar Ditolak Masuk ke Singapura, UAS: Itu Shahih, Bukan Hoaks
UAS dikabarkan dideportasi dari Singapura pada Senin (16/5/2022) malam. Foto: Instagram
LANGIT7, Jakarta - Ustadz Abdul Somad (UAS) dikabarkan ditolak masuk ke Singapura. Kejadian tersebut diketahui dari unggahan UAS di Twitter, Senin (16/5/2022).

"UAS di ruang 1x2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari singapore," tulis @UAS_AbdulSomad dikutip Selasa (17/5/2022).

Dalam wawancaranya di kanal Hai Guys Official, UAS menjelaskan kronologi pemulangan paksa dirinya dari Singapura.

"Isu bahwa saya dideportasi dari Singapura itu shahih atau betul, bukan hoaks. Saya berangkat senin siang dari Batam pada tangal 16 Mei 2022, sampai di Pelabuhan Tanah Merah sekitar 13.30 Indonesia," ujar UAS dalam wawancara yang dikutip dari Kanal YouTube, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Dideportasi dari Singapura, Ada Apa?

Pada Senin, 16 Mei 2022 pukul 10.10 WIB, UAS bersama keluarga tiba di Batam. Kemudian, pada pukul 13.30 WIB ia beserta keluar tiba di Pelabuhan Tanah Merah, Singapura.

Setelah keluarga UAS usai melalui proses imigrasi, mereka pun menunggunya di depan pengambilan bagasi sebab UAS belum selesai melalui proses keimigrasian. Jam menunjukkan pukul 18.10 waktu Singapura, UAS dan keluarga meninggalkan Pelabuhan Tanah Merah menuju Pelabuhan Batam Center.

"Saya ke sana bersama sahabat saya dan keluarganya, serta juga keluarga saya. Kami ke sana dalam rangka liburan," lanjut dia.

Mengenai alasan UAS dan rombongan ditolak masuk ke Singapura, kiai kondang itu mengatakan, dirinya tak mengetahui pasti karena pihak keimigrasian Singapura tak menjelaskan. "Itulah mereka tidak bisa menjelaskan. Pegawai disana tidak bisa menjelaskan. Jadi yang mungkin bisa menjelaskan itu, Kedutaan Besar Singapura di Jakarta," katanya.

Terkait berkas-berkas, UAS mengaku mereka memiliki kelengkapan data yang jelas.

Baca juga: Deretan Artis Hijrah Sahabat Dekat Ustadz Abdul Somad

"Lengkap, tidak ada yang kurang. Bahkan semuanya sudah keluar, sahabat saya dan keluarganya serta istri dan anak saya. Saya terakhir. Giliran saya, mereka menarik tas saya masuk," ungkapnya.

"Mereka tanya saya ke sini sama siapa, saya bilang sama istri, anak dan sahabat saya. Kita ke sini untuk liburan. Saya jelaskan itu, agar mereka tidak berpikir saya kesana untuk acara tabligh akbar atau lainnya. Setelah saya menunjuk rombongan saya, mereka malah menjemputnya dan akhirnya kita dideportasi semua" lanjut UAS.

UAS mengaku diperiksa secara terpisah dari rombongan oleh imigrasi Singapura. UAS dimasukkan ke dalam ruangan dengan ukuran 1x2 meter.

"Satu jam saya di ruang kecil itu. Habis itu baru digabungkan dengan rombongan saya. Kita di sana tiga jam. Jam 04.30 baru kami dipulangkan. Itu kapal terakhir," tuturnya.

Setelah dimasukkan ke kapal, UAS memberanikan diri untuk menanyakan penyebab dirinya tidak diizinkan masuk ke Singapura.

"Kenapa kalian tidak mengizinkan saya masuk tanya UAS, ada baru informasi pak bahwa bapak teroris jawab petugas. Jadi bagian imigrasi itu dapat surat mengatakan saya teroris, tapi waktu itu 2018 sebelum pilpres. Dan saya ditakutkan condong ke salah satu cawapres waktu itu. Sekarangkan sudah tahun 2022," ucapnya.

Baca juga: Ustadz Abdul Somad: Maulid Jadi Momen Kenalkan Anak-Anak pada Rasulullah

"Jadi saya khawatir Singapura, file lama itu masih belum dihapus. Jadi masih ada lagi, kalau ini masuk jangan dikasih. Belum dihapus filenya. Makanya, orang Singapura harus update. Kalian mesti update pengetahuan. Cari tahu, ini siapa. Jika kalian merasa informasinya kurang, bisa tanyakan ke Malaysia atau Brunei Darussalam saya ini siapa," ungkapnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)