LANGIT7.ID, Yogyakarta - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar ujian tulis berbasis komputer- seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri
(UTBK-SBMPTN) 2022.
Salah satu diantara ribuan peserta yang mengikuti UTBK ini ada nama Kuswantoro alumni MAN 2 Sleman yang berasal dari Pemalang, Jawa Tengah.
Kuswantoro ini termasuk istimewa, karena meski memiliki keterbatasan penglihatan namun tetap tidak patah semangat menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Baca juga: Riko Wahyu Diyanto, Ikut UTBK Ditengah Keterbatasan FisikDia memilih program studi (prodi) Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan (PLB FIB) FIP UNY.
Cita-citanya sederhana. Ingin mendarmabaktikan ilmu yang dimilikinya pada siswa sekolah luar biasa. Oleh karenanya, berbagai usaha dia dilakukan untuk dapat lolos SBMPTN antara lain dengan mengerjakan soal-soal di Quipper.
Kuswantoro berpesan pada siswa yang akan menempuh studi lanjut agar tidak mudah menyerah, apalagi yang tidak berkebutuhan khusus.
“Saya yang punya keterbatasan pun masih terus bersemangat,” katanya.
Penanggungjawab Lokasi (PJL) Ruang Laboratorium IDB FE UNY Satya Perdana, mengatakan komputer yang digunakan mengerjakan soal UTBK calon mahasiswa berkebutuhan khusus ini mempunyai spesifikasi tersendiri termasuk adanya fasilitas voice command, software dan audio yang mendukung.
“Bagi para tunanetra yang melakukan tes UNY kami sediakan pendamping masing-masih satu orang per calon mahasiswa yang diambil dari prodi Pendidikan Luar Biasa FIP” katanya.
Dosen dari prodi ini telah berpengalaman dalam melayani dan berkomunikasi dengan orang berkebutuhan khusus.
Baca juga: Apa Saja yang Harus Disiapkan sebelum Kuliah, Catat 4 Hal IniHarapannya dapat meminimalisasi kendala yang terjadi agar bisa mendapatkan hasil tes yang terbaik karena ini merupakan sinergi yang baik antara panitia pusat dengan UNY.
“Ini merupakan salah satu peran UNY dalam sustainable development goals pada bidang pendidikan bermutu dan mengurangi ketimpangan,’ jelasnya.
Menurutnya proses yang dilakukan yaitu dengan menyeleksi calon mahasiswa yang kredibel untuk dididik sebagai guru atau ilmuwan sesuai pilihan jenjang dan jurusan perkuliahannya, kemudian diberikan ilmu yang sesuai denga program studinya sekaligus diberikan tambahan softskill yang menunjang kapabilitasnya dalam merebut peluang kerja.
UNY juga ramah disabilitas dan calon mahasiswa berkebutuhan khusus pun tidak segan menempuh pendidikan di UNY.
(sof)