LANGIT7.ID, Jakarta - Salah satu kegiatan jamaah usai berhaji atau umrah biasanya membeli oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat di Tanah Air. Jamaah tentunya harus cermat dan hemat dalam membelanjakan uangnya.
Terdapat berbagai pusat-pusat perbelanjaan yang tersedia di Makkah, Madinah maupun Jeddah. Selain toko-toko yang buka terus sepanjang tahun, banyak pula toko-toko yang buka memang hanya pada musim haji saja.
Sebaiknya membawa teman saat mencari tempat belanja murah di Makkah atau pusat perbelanjaan kota lain. Belanja bersama teman selain agar tidak bingung saat berbelanja juga bisa menjadi teman diskusi soal barang pembelian.
Baca Juga: Bukan Skincare, Intip 5 Resep Bikin Perempuan BahagiaBerikut tips belanja murah usai menunaikan haji atau umrah dirangkum
Langit7.id:
1. Belanja dengan Mata Uang Riyal Berbelanja usai berhaji atau umrah sebaiknya memakai mata uang riyal. Selain lebih murah, berbelanja dengan mata uang riyal juga memudahkan transaksi.
Jamaah dapat menukarkan rupiah ke riyal saat di Tanah Air maupun ketika di Arab Saudi. Jamaah bisa menukar uang rupiah maupun dolar menjadi riyal di "
money changer" yang banyak tersedia di pusat perbelanjaan.
2. Tawar Harga Layaknya di Indonesia, perbelanjaan di Arab Saudi juga memungkinkan sistem tawar menawar. Nah, sebelum bertransaksi ada baiknya lakukan survei ke beberapa toko untuk membandingkan harga.
Setelah ada barang yang diinginkan tidak ada salahnya menawar harga. Apalagi jika ingin membeli barang dalam jumlah banyak karena biasanya diberikan harga khusus.
3. Gunakan Bahasa Indonesia Rata-rata semua pedagang di sekitar Masjidil Haram atau pusat oleh-oleh haji fasih berbahasa Indonesia. Mereka mahir menggunakan bahasa Indonesia karena sering mendapat pembeli yang rata-rata orang Indonesia atau melayu, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Baca Juga: Pesan Uu ke Petugas Penyelenggara Ibadah Haji: Niatkan Lillahi TaalaBerbahasa Indonesia saat bertransaksi akan memudahkan saat tawar menawar harga. Bila beruntung, jamaah bisa mendapat potongan harga 50 persen dari bandrol harga barang, kalau lagi apes ya dibilang “bahil” yang artinya pelit.
4. Cari Waktu Jangan sampai kegiatan belanja justru mengganggu waktu ibadah. Untuk itu utamakan dulu melakukan ibadah.
Ingat sesungguhnya tujuan utama Anda berkunjung ke Tanah Suci, yaitu untuk memanfaatkan waktu yang Anda miliki untuk giat beribadah demi memperoleh rida Allah Swt dan menjadi haji atau umrah mabrur.
5. Toko Rekomendasi atau Langganan Bertanya tempat belanja kepada teman yang mukim di Tanah Suci maupun yang pernah haji atau umrah tak ada salahnya. Dengan demikian, jamaah bisa menghemat waktu untuk menelusuri pertokoan.
Untuk memeroleh harga yang murah, tentu harus diketahui pusat-pusat perbelanjaan yang ada, misalnya di Makkah ada Pasar Zakfariah, di Jeddah ada Pasar Balad dan Bab Makkah, dan di Madinah ada Pasar Kurma dan pusat pertokoan di basement Taiba Arab Hotel.
Baca Juga: Din Dorong Kolaborasi Rusia dan Dunia Islam untuk Tata Peradaban(zhd)