Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 Juli 2026
home global news detail berita

Muhammadiyah Bangun Sekolah Quran Kedua untuk Warga Palestina

Muhajirin Selasa, 03 Agustus 2021 - 12:12 WIB
Muhammadiyah Bangun Sekolah Quran Kedua untuk Warga Palestina
Ilustrasi pendirian sekolah Al quran untuk pengungsi Palestina. Foto: Pixabay
LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan membangun sekolah kedua untuk pengungsi Palestina di Lebanon. Pada 6 November 2020, Muhammadiyah sudah mendirikan Sekolah Qur’an untuk pengungsi Palestina di Beirut, Lebanon.

Sekolah pertama yang dibangun itu diberi nama Sekolah Qur’an Lazismu Indonesia di Shatila Lebanon, sebuah kamp pengungsian bersejarah bagi warga Palestina. Kamp tersebut berada di Beirut, Lebanon, berjarak 25 menit perjalanan darat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lebanon.

Sekolah Qur’an Lazismu dibangun untuk mendidik anak-anak hingga orang dewasa memperdalam ilmu Al-Qur’an. Sekolah ini dikelolah Ketua Forum Kebudayaan dan Kepemudaan Lebanon–Palestina Ahmad Syawsh dan Syeikh Ibrahim Al Assy sebagai kepala sekolah.

Sekolah Qur’an itu berasal dari sebuah rumah warga yang dialihfungsikan. Penyerahan dana pembelian rumah sebesar 5.500 dollar Amerika dilangsungkan dalam dua tahap yakni pada Agustus dan September 2020.

Sekolah kedua yang rencananya akan dibangun memiliki konsep yang sama. Abdul Mu’ti menjelaskan, pembangunan sekolah merupakan salah satu bentuk penyaluran produktif dana bantuan umat untuk Palestina.

“Kenapa Muhammadiyah memilih membangun sekolah di Lebanon? Karena di situ kami mendapatkan informasi dari Pak Hajriyanto Y Thohari Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon bahwa di Lebanon itu terdapat lebih dari 400.000 pengungsi Palestina,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, dikutip laman resmi Muhammadiyah, Selasa (3/8/2021).

Menurut Mu’ti, aksi internasional Muhammadiyah untuk mengamalkan pesan kemanusiaan yang terkandung dalam Al-Qur’an. Memang, kata dia, pembangunan sekolah itu bukan hal mudah, karena ada banyak rintangan dan kesulitan yang dihadapi. Salah satunya kesulitan akibat pandemi Covid-19.

“Tetapi pada saat yang sama di tengah kesulitan itu kita juga tidak boleh egoistis, tidak boleh kemudian berfikir hanya untuk keselamatan diri sendiri, tetapi juga harus berpikir untuk keselamatan orang yang lainnya,” kata Abdul Mu’ti.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan