LANGIT7.ID, Tokyo - Pemerintah Metropolis Tokyo,
Jepang aktif menjalin komunikasi dengan negara-negara Islam. Pada Rabu (25/5/2022), diplomat dari negara-negara dan kawasan-kawasan Islam mengambil bagian dalam pertemuan pembahasan serta pengarahan kebijakan di Kantor Pemerintah Tokyo.
Gubernur Tokyo, Koike Yuriko, yang memiliki ikatan kuat dengan negara-negara Arab dan Islam, memberikan sambutan pembukaan. Dia mengaku merasa senang bisa menyambut para diplomat muslim di Tokyo.
“Merupakan kesenangan dan kehormatan besar untuk menyambut Anda di '
Tokyo Networking.' Saya sangat senang Anda berada di sini secara langsung tahun ini setelah dua tahun pembatalan karena Covid-19," kata Koike, dikutip Arabnews, Jumat (27/5/2022).
Baca Juga: Masjid Istiqlal Osaka, Fondasi Penegakkan Islam di JepangKoike menyampaikan, dua tahun terakhir seluruh negara di dunia bertempur melawan virus. Dia mengakui, salah satu upaya Jepang melawan virus tersebut adalah menjalin komunikasi dengan negara-negara Islam.
“Jepang dan pemeluk Islam telah lama menikmati hubungan persahabatan di berbagai bidang. Ini adalah harapan tulus saya bahwa hubungan baik dengan negara Anda akan terus berlanjut," kata Koike.
Sebanyak 9 negara Islam dan negara di kawasan Islam diundang dalam pertemuan tersebut. Kemudian, ada 27 orang yang mengikuti pertemuan itu. Duta Besar Palestina, Waleed Siam, memberikan sambutan sebagai perwakilan para diplomat.
Baca Juga: Umar Mita, Keturunan Samurai Penerjemah Al-Qur'an ke Bahasa Jepang
“Hari ini, kami di sini untuk berpartisipasi dan mendukung Inisiatif Metropolitan Tokyo untuk perbaikan lingkungan bagi komunitas multi-agama. Komunitas Muslim adalah bagian penting dan besar dari masyarakat secara keseluruhan," kata Waleed.
“Berkat upaya Gubernur Koike yang memulai Buka Puasa di Tokyo 15 tahun lalu, sejak itu diadakan setiap tahun (kecuali selama pandemi)," kata dia melanjutkan.
(jqf)