LANGIT7.ID, Jakarta - Alhamdulillah, masyarakat muslim Indonesia di Osaka, Jepang baru saja meresmikan masjid Indonesia pertama yang bernama Masjid Istiqlal Osaka (MIO). Belum lama ini, Panitia Pembangunan MIO melunasi pembelian gedung lima lantai yang berlokasi di pusat kota, dengan alamat; 1-2-10 Nakabiraki Nishinari Ward Osaka Jepang.
Dengan lunasnya pembayaran tersebut, masyarakat muslim di Osaka dapat beribadah dengan mudah dan nyaman. Sebelum Masjid Istiqlal Osaka berdiri, terdapat dua masjid lain yang berada di Osaka, yakni Masjid Chibune dan Masjid Ibaraki.
Namun, Masjid Chibune memiliki posisi yang cukup jauh dari pusat kota sehingga sulit diakses. Jalur kereta yang menantang membuat masjid itu tak terlalu populer bagi umat Muslim saat berkunjung ke Osaka. Sedangkan jarak tempuh ke Masjid Ibaraki memakan waktu sekitar satu jam menggunakan kereta dari pusat kota Osaka, Stasiun Umeda.
Baca Juga: Setelah Jadi Pusat Vaksinasi, Masjid Brent di London Buka Konseling untuk Penderita AsmaMasjid Istiqlal Osaka menjadi harapan baru bagi perkembangan dakwah Islam di kota berpenduduk terbesar nomor tiga di Jepang setelah Tokyo dan Yokohama. Sekurang-kurangnya, terdapat lebih dari 4.000 muslim Indonesia yang bermukim di Kansai dan terus tumbuh, maka fasilitas yang representatif untuk melaksanakan ibadah dan menjadi pusat syiar islam di wilayah Kansai diperlukan.
Dilansir laman resmi Masjid Istiqlal Osaka, Osaka sebagai kota terbesar di Jepang, dan kota terbesar pertama di Jepang Barat menyimpan masalah klasik saat tiba hari besar keagamaan Islam. Pencarian masjid yng representatif untuk menggelar Shalat Ied menjadi tantangan klasik tiap tahunnya. Lebih dari 1.000 muslim Indonesia mengikuti shalat Ied yang diorganisir oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).
Potensi dakwah Islam begitu besar dengan semakin diterimanya keberadaaan masyarakat muslim di Jepang. Pertama, pemerintah Jepang menargetkan kunjungan 40 juta wisatawan mancanegara.
Kemudian, Jepang juga membuka kesempatan kerja bagi 300 ribu lebih warga negara asing, sehingga populasi muslim di Jepang berpotensi semakin meningkat. Osaka sendiri merupakan wilayah yang strategis karena menjadi jalur kunjungan destinasi dan pintu masuk bagi wisatawan ke wilayah Kansai.
Baca Juga: Ajarkan Sejak Dini, Ini 6 Cara Agar Anak Mencintai ShalatBerdirinya Masjid Istiqlal Osaka dibarengi dengan tercetusnya visi masjid untuk menjadi fondasi dalam penegakkan Islam di Jepang. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga akan memfasilitas pendidikan agama Islam bagi masyarakat muslim di Negeri Sakura.
Masjid ini juga ingin menjadi sentra edukasi gaya hidup halal dan menjadi pusat pertemuan sosial bagi seluruh muslim dari berbagai kalangan. Dengan demikian, diharapkan Masjid Istiqlal Osaka dapat menjadi rujukan keislaman bagi masarakat jepang, khususnya di regional Kansai.
Masjid Istiqlal Osaka bisa menampung sekitar 1.500 orang jamaah dengan luas bangunan 1021.27 meter persegi. Pada Jumat (14/1/2022) kemarin, masyarakat muslim mengungkapkan rasa syukurnya dengan menggelar shalat Jumat perdana dan gotong royong membersihkan area masjid.
Baca Juga: Menko PMK Dorong Istiqlal Jadi Standardisasi Masjid di Nusantara(zhd)