LANGIT7.ID, Jakarta - Pendiri AQL Islamic Center, Ustaz Bahtiar Nasir (UBN) mengungkapkan pandangannya mengenai konflik yang memecah belah dunia Islam. Menurut dia, melemahnya perjuangan memerdekakan Al-Quds dan Al-Aqsa karena abai terhadap panduan Al-Qur'an.
"Konflik perpecahan ini menyebabkan kezaliman pendudukan Israel di Tanah Suci tempat kiblat pertama umat Islam terus berkepanjangan hingga 74 tahun," ujar Bahtiar Nasir dalam keterangannya, Jumat (27/5/2022).
Menurut dia, perpecahan yang menimpa umat Islam saat ini sudah meluas ke semua lini penting kehidupan. Mulai dari politik, militer, ekonomi, hukum, sosial, bahkan agama.
Baca Juga: Khutbah Jumat: 5 Bahaya Memutuskan SilaturahmiIa menyayangkan sikap beberapa kalangan yang melunak dengan melakukan upaya normalisasi hubungan Islam dan Israel. Menurutn dia, hal tersebut telah menggadaikan kesucian tanah yang diberkahi dan mengkhianati amanah kenabian.
"Lebih dari itu telah memposisikan muslim dan para pejuangnya semakin sulit dan menderita. Kezaliman bukan hanya dilakukan oleh kaum pendudukan Zionis Israel, tetapi juga oleh internal umat Islam sendiri" katanya.
UBN menambahkan, pelemahan internal atas perjuangan Palestina disebabkan karena ego lembaga atau organisasi yang mengatasnamakan Islam. Namun sesungguhnya hanya mementingkan kepentingannya sendiri.
"Pada hakekatnya bukan untuk kepentingan Islam dan Al-Quds, Al-Aqsa bahkan jauh dari nilai-nilai kemanusiaan universal," tuturnya.
Baca Juga: Kabar Duka, Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia
Baca Juga: Anak Ridwan Kamil Hilang di Sungai Swiss, Ini Kronologinya(zhd)