LANGIT7.ID, Jakarta -
Masjid Biru Al-Azhar berniat menjadikan baitullah tersebut menjadi objek wisata halal di Bekasi. Apalagi bangunan ini merupakan salah satu ikon daerah.
Perwakilan pengelola masjid, Ahmad Zain Sartono mengatakan, masjid ini diresmikan Jusuf Kalla ketika menjabat sebagai Wakil Presiden pada 9 Agustus 2006.
"Masjid ini memiliki keunikan, di antaranya jumlah tiang pancang sebanyak 114, sebagaimana jumlah surah di dalam Al-Quran," kata Ahmad Zain dikutip dari YouTube Suara Masjid, Senin (30/5/2022).
Baca Juga: TK di Masjid Al Azhar Bekasi, Cetak Anak Jadi Pemakmur MasjidKemudian masjid yang bisa menampung 2.500 jemaah tersebut memiliki mimbar unik yang tingginya mencapai 15 meter. Tempat itu pun menarik perhatian jemaah yang masuk ke dalam ruangan utama untuk shalat.
Lokasi Masjid Al-Azhar Bekasi juga strategis, yakni berada di pinggir Jalan Kalimalang, di bawah Tol Becakayu dan diseberangnya Tol Jakarta - Cikampek.
Saat ini pengelola masjid sedang mengembangkan guest house. Jadi para tamu nantinya bisa menginap di area khusus yang disiapkan. Tempat itu juga akan menjadi lokasi pemberdayaan umat, khususnya remaja-remaja masjid.
"Tahun ini mulai dibuat site plannya untuk program itu," katanya.
Menurut dia, Masjid Al-Azhar juga sudah memiliki kios, semacam pasar, sehingga menjadi pemberdayaan umat dan nilai tambah bagi jemaah yang ingin menjalani bisnis online.
"Jadi kami ingin menjadi tempat kaderisasi UMKM, khususnya di Bekasi. Jadi masjid bukan cuma pelayanan ibadah, tapi mandiri dan menopang kegiatan umat," katanya
(bal)