LANGIT7.ID, Jakarta - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia telah memberangkatkan sejumlah embarkasi ke
Arab Saudi sejak Sabtu (4/6/2022). PPIH mengimbau para jamaah menjaga kebugaran dan kesehatan fisik sebab cuaca di Tanah Suci dalam kondisi musim panas.
Secara umum, lembaga cuaca Kerajaan Arab Saudi memperingatkan terjadinya kenaikan suhu hingga 50 derajat celsius.
Prakiraan cuaca yang dikeluarkan pada Ahad kemarin masih menunjukkan bahwa sektor timur dan timur laut Kerajaan dipengaruhi oleh massa udara yang sangat panas.
Baca Juga: Waspada Dua Penyakit Intai Jamaah Haji, Begini Cara MengatasinyaDilansir Arabia Wetaher, prakiraan cuaca yang dikeluarkan staf prakiraan di Pusat Cuaca Regional Arab menunjukkan bahwa efek dari massa udara panas yang intens akan terkonsentrasi antara Hafr Al-Batin, Qaisumah dan Al-Nairiyah. Diperkirakan daerah-daerah ini akan mencatat suhu mendekati 48 derajat celsius, dan dapat menyentuh 50 derajat celsius di Al-Nairiyah serta sejumlah wilayah timur utara.
"Kenaikan suhu yang besar terus berlanjut di wilayah timur dan sebagian wilayah perbatasan timur laut, khususnya timur. Potensi hujan disertai angin aktif di beberapa bagian Dataran Tinggi wilayah Jazan dan Assir. Kabut tipis pada dini hari di bagian pesisir Mekah, Madinah dan Jazan juga tidak dapat dipungkiri," tulis laman resmi The National Center for Meteorology dikutip Senin (6/6/2022).
Secara khusus, berikut laporan prakiraan cuaca di Mekkah dan Madinah pada Senin (6/6/2022) dilansir The National Center for Meteorology:
Mekkah Cuaca di Mekkah secara sepanjang hari ini diperkirakan berada dalam kondisi cerah. Kualitas udara berada dalam angka 30, secara umum dapat diterima bagi sebagian besar orang. Namun, kelompok yang sensitif mungkin mengalami gejala ringan hingga sedang dari keterpaparan jangka panjang.
Tingkat debu dan serpihan kulit di dalam ruang akan tinggi (skala 4). Dianjurkan mengambil langkah untuk mengontrol debu dan serpihan kulit dalam ruang.
Suhu tertinggi di Mekkah 45 derajat celsius pada siang hari dan 30 derajat celsius pada malam hari. Sementara kelembaban tertinggi berada di 40 persen dan terendah 35 persen.
Baca Juga: Update Data Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Hari Ke-3Madinah Kualitas udara berada dalam angka 32, secara umum dapat diterima bagi sebagian besar orang. Namun, kelompok yang sensitif mungkin mengalami gejala ringan hingga sedang dari keterpaparan jangka panjang.
Tingkat debu dan serpihan kulit dalam ruang akan tinggi (skala 5). Dianjurkan mengambil langkah untuk mengontrol debu dan serpihan kulit dalam ruang.
Suhu tertinggi pada siang hari berada di 44 derajat celsius dan 28 derajat celsius pada malam hari. Sementara kelembaban tertinggi berada di 15 persen.
Baca Juga: Cuaca Arab Saudi Panas, Jemaah Diimbau Istirahat dan Minum CukupRekomendasi 1. Hindari paparan sinar matahari secara langsung dan berkepanjangan.
2. Minumlah banyak air untuk menghidrasi tubuh dan mengimbangi kekurangan cairan.
3. Jangan meninggalkan anak-anak di dalam kendaraan karena ini menimbulkan bahaya bagi kehidupan mereka.
4. Jangan tinggalkan bahan peledak di dalam kendaraan seperti pengisi daya seluler, ponsel, parfum, dan penyegar udara.
Baca Juga:
Ini Kegiatan Jemaah Indonesia Jelang Puncak Haji 2022
Jemaah Diimbau Ingat No dan Warna Pintu Gerbang Masjid Nabawi(asf)