LANGIT7.ID, Jakarta -
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan jamaah haji untuk mewaspadai beberapa penyakit selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Hal ini sebagai upaya mencegah angka kematian dan angka kesakitan para jamaah.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Budi Sylvana mengatakan, masih ada risiko kesehatan yang dihadapi jamaah saat melaksanakan ibadah
haji di era pandemi Covid-19. "Perlu kita ingatkan pada jemaah, tahun ini kita dihadapkan pada dua situasi, pertama pandemi belum selesai dan kedua suhu ekstrem panas," kata Budi dalam keterangan pers, dikutip Langit7.id, Senin (6/6/2022).
Baca Juga: Cuaca Arab Saudi Panas, Jemaah Diimbau Istirahat dan Minum CukupOleh sebab itu,
jamaah haji diimbau untuk tetap menggunakan masker dengan benar saat berada di kerumunan atau tempat publik. Selain itu, bagi calon jamaah diminta untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi seperti vaksin dosis lengkap dan menyiapkan hasil PCR negatif, 72 jam sebelum keberangkatan.
Tak hanya Covid-19, ada risiko penyakit lainnya yang dihadapi jamaah haji, yakni
Heat Stroke. Diketahui, saat ini cuaca Arab Saudi 40 derajat celsius bahkan diperkirakan meningkat hingga 50 derajat celsius. Artinya, kelembaban di Arab Saudi juga sangat kurang.
Heat Stroke merupakan serangan panas yang rawan menyerang seseorang di tengah cuaca panas ekstrem. Ini terjadi saat badan tidak bisa mengontrol suhu tubuh. Akibatnya, suhu tubuh naik cepat sampai 41 derajat Celsius dalam kurun waktu 10-15 menit.
Baca Juga: Walimatus Safar Boleh Dilakukan, Asal tak BerlebihanHal tersebut menimbulkan potensi dehidrasi bagi jamaah haji. Jamaah harus mewaspadai
Heat Stroke jika sudah mengalami gejala, seperti sakit kepala, keluar keringat berlebih, pucat di tangan, kaki, dan bibir, mual, nyeri otot, hingga napas lebih cepat.
Untuk menghindari
Heat Stroke, jamaah harus banyak minum air mineral dan jangan menunggu haus. Usahakan mencampur air dengan elektrolit sebagai pengganti mineral yang hilang. Agar paparan matahari tidak langsung mengenai kulit, gunakan topi dengan bibir (pinggiran) lebar dan tabir surya (
sunblock).
Baca Juga:
Ini Kegiatan Jemaah Indonesia Jelang Puncak Haji 2022
Jemaah Diimbau Ingat No dan Warna Pintu Gerbang Masjid Nabawi(asf)