LANGIT7.ID, Jakarta - Gelombang awal jemaah haji Indonesia sudah berangkat ke Tanah Suci. Sambil menunggu
puncak haji mereka melakukan berbagai rangkaian ibadah di sana.
Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ahmad Abdullah mengungkapkan,
jemaah haji gelombang pertama akan berada di Madina selama 8-9 hari. Sementara sambil menunggu puncak haji, mereka akan menjalankan ibadah di Madinah.
"Di antaranya ibadah Arbain, yakni shalat wajib berjamaah dalam 40 waktu di Masjid Nabawi. Mereka juga bisa berziarah ke makam Rasulullah," kata dia dalam keterangannya, Senin (6/6/2022).
Selain itu, lanjut dia, jemaah juga akan mendapatkan paket ziarah ke berbagai tempat bersejarah seperti makam Baqi, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud.
"Setelah menyelesaikan Arbain, jemaah akan diberangkatkan menuju kota Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah wajib dengan mengambil miqat di Bir Ali," katanya.
Baca Juga: Jemaah Haji Diimbau Perbanyak Minum, Jangan Tunggu HausAdapun bagi jemaah haji gelombang kedua yang berangkat pada Ahad, 5 Juni 2022 kemarin, akan langsung menuju Kota Suci Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah wajib.
"Mereka tidak akan menunggu begitu lama sampai melaksanakan puncak haji. Nantinya, para jemaah akan berkumpul pada saat wukuf di Arafah, mabid di Muzdalifah, dan melempar jumrah di Mina," katanya.
Sebagai informasi, hingga Ahad kemarin sudah ada 5.945 jemaah dan petugas yang diterbangkan ke Arab Saudi dalam dua kloter. Kloter pertama sebanyak 2.763 jemaah dari lima embarkasi, dan kloter kedua sebanyak 3.169 jemaah yang tergabung dalam delapan kloter dari lima embarkasi.
(bal)