Opick hingga Nisa Sabyan, 4 Lagu Ini Identik dengan Musim Haji
Fifiyanti AbdurahmanSelasa, 14 Juni 2022 - 12:35 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - , Jakarta - Sama halnya dengan Ramadhan dan Idul Fitri, musim haji pun menjadi momen yang paling dinanti oleh umat Islam setiap tahunnya. Terlebih bagi umat Muslim yang mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Bagi Sahabat Langit7 yang sedang menunggu keberangkatan atau yang tengah dalam perjalanan, bisa mendengarkan empat lagu religi yang dapat menumbuhkan rasa cinta pada Sang Khalik makin besar.
Ini sepenggal lirik lagu yang menggambarkan rukun Islam ke lima, ibadah haji. Dalam lagu ini disebutkan bahwa seorang ibu yang dulunya hanya bisa bermimpi memenuhi jamuan Allah dan bertemu dengan-Nya. Namun, kemudian mimpi tersebut menjadi nyata sehingga ia berkesempatan untuk melaksanakan ibadah haji.
Wahai Allah Kami datang memenuhi panggilanMu Tiadalah sekutu untukMu Segala puji dan kuasa untukMu
Kami meraba tanpa cahaya Kami yang lupa hina dan papa Di hadapanMu yang Maha Indah Di hadapanMu yang Maha Mulia
Lagu ini memiliki makna bahwa para jemaah haji menyampaikan kepada Allah SWT bahwa mereka akan datang menemuinya.
3. Pergi Haji - Hadad Alwi feat Ashilla
Pergi haji ke tanah suci Menjalani niat yang murni Wajahnya berseri-seri Penuh rahmat dari Illahi Semoga Tuhan memberkahi Amal ibadah insani
Labaik allahumma labaik Labaik la syarika la Innal hamda wa ni’mata Laka wal mulk la syarîka la Labaik allahumma labaik Labaik la syarika la
Lagu menyiratkan orang yang pergi haji adalah mereka yang menjalani niat murni. Bahkan para jamaah ini datang dengan wajah yang ceria. Diharapkan Allah SWT memberkahi berupa penyambutan yang baik tanpa ada kendala.
Seiring waktu berlalu Tangis tawa dinafasku Hitam putih dihidupku Jalani takdirku
Tiada satu tersembunyi Tiada satu yang terlupa Segala apa yang terjadi Engkaulah saksinya
Lagu ini memiliki makna yakni menandakan bahwa Allah SWT dapat mengetahui apa yang terjadi di bumi dan langit. Sementara lirik lanjutannya memiliki artimenjalani hidup sebagai umat manusia tidak selamanya bersih, namun juga tidak selamanya kotor.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.