LANGIT7.ID, Jakarta - Nama
Raja Juli Antoni banyak dibicarakan warganet. Pemuda berusia 44 tahun yang menjabat sebagai Sekjen PSI itu kini menduduki kursi Wakil Menteri ATR/BPN.
Politikus muda ini aktif dalam sejumlah organisasi sebelum terjun ke politik. Dia pernah menjabat sebagai mantan Ketum PP Ikatan Pelajar
Muhammadiyah (IPM) dan dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Maarif Institute yang didirikan Ahmad Syafii Maarif.
Dengan pengalaman berorganisasi ini membuat Raja Juli Antoni ingin bergelut di dunia politik. Pada 2009 lalu, dia sempat menjadi caleg dari PDI Perjuangan Dapil Jabar IX. Namun gagal terpilih karena kalah bersaing dengan Maruarar Sirait serta TB Hasanuddin.
Baca Juga: Profil Hadi Tjahjanto, Mantan Panglima yang Bakal Masuk KabinetKader di Muhammadiyah ini sempat menjadi calon ketua umum salah satu ormas Islam terbesar tersebut periode 2015 - 2022. Namun dia mundur karena ingin fokus sebagai Sekjen PSI.
Raja Juli Antoni merupakan salah satu pendiri PSI bersama beberapa politikus muda lainnya seperti Grace Natalie dan Giring Ganesha. Partai ini memang cenderung mengambil partisan kalangan anak muda, perempuan, dan terbuka menyuarakan sikap politiknya.
Lalu bagaimana dengan pendidikannya?Raja Juli meraih gelar sarjana dari IAIN Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta) pada tahun 2001 dengan riset berjudul Ayat-ayat Jihad: Studi Kritis terhadap Penafsiran Jihad sebagai Perang Suci.
Dia kemudian menempuh pendidikan master di The Department of Peace Studies, Universitas Bradford, Inggris, setelah mendapatkan beasiswa Chevening Award pada tahun 2004.
Lalu Raja Juli meneruskan studi doktoral di School of Political Science and International Studies pada Universitas Queensland, Australia. Pengalaman organisasi dan pendidikan pemuda asal Riau ini cukup mentereng.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo melantik 2 menteri dan 3 wakil menteri pada Rabu (15/6/2022). Mereka yakni Hadi Tjahjanto, Zulkifli Hasan, Wempi Wetipo, Afriansyah Noor, dan Raja Juli Antoni.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet: Zulhas dan Raja Antoni Dapat Jabatan(bal)