LANGIT7.ID, Jakarta - Sosok perempuan ‘penjual dawet’ dalam
tragedi Kanjuruhan 1 Okbter 2022 sudah minta maaf dan mengaku salah karena menyebar hoaks menuding Aremania mabuk akibat minuman beralkohol. Rekaman suara perempuan penjual dawet itu sempat viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, perempuan itu menyebut banyak suporter sudah dalam keadaan mabuk sebelum terjadi kericuhan. Bahkan, dia menyebut banyak korban meninggal berbau alkohol.
“
Wong suporter sakdurunge wis ngombe kabeh (suporter sebelumnya Sudah pada minum). Yang meninggal pun itu banyak yang berbau alkohol,” kata perempuan yang mengaku sebagai penjual dawet dalam rekaman suara itu.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Jika Ketum PSSI Harus Mundur, Maka Saya Pun Mundur
Akun @AremaniaCulture mengunggah sebuah video perempuan yang mengaku penjual dawet berinisial SF, mendatangi salah seorang keluarga korban Kanjuruhan. Terlihat FS mengenakan gamis berwarna khaki.
“Memohon maaf karena berhubung dengan voice note yang beredar kemarin, saya tidak ada tujuan apapun untuk menjelekkan nama almarhum, demi Allah. Saya
lillahi ta’ala meminta maaf kepada panjenengan memohon dengan sangat tolong maafkan saya bila ada kata saya yang salah ya mbak,” kata perempuan tersebut.
Baca Juga: Komnas HAM: PT LIB Tolak Perubahan Jadwal Pertandingan di Kanjuruhan
AremaniaCulture menyebut FS merupakan wakil rakyat di Kota Malang. Beberapa netizen mengunggah sebuah flyer yang memperlihat foto Wakil Ketua DPD
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kab. Malang, Suprapti Fauzi, yang disinyalir sebagai FS.
Namun, DPP PSI menyebut FS bukan lagi pengurus PSI sejak 22 Juni 2022. Namun, PSI tidak menyebutkan nama di balik perempuan penjual dawet itu.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut Liga Sepak Bola Nasional Kacau Balau
“Kami sedang mengecek di sistem keanggotaan PSI. Jika benar masih tercatat, kami segera pecat.” tulis pernyataan resmi PSI, Rabu (12/10/2022).
(jqf)