LANGIT7.ID - Asia Tengah dikenal sebagai negara-negara dengan penduduk mayoritas Muslim dari ras Kaukasoid. Kawasan ini ternyata memiliki masjid-masjid megah.
Secara umum, masjid di Asia Tengah memiliki kekhasan berupa bangunan depan seperti pintu yang megah. Selain itu, ia memiliki arsitektur dan ornamen khas yang menarik dan berbeda dari masjid pada umumnya.
Meski punya kekhasan sendiri, tapi masjid di kawasan dengan negara-negara berakhiran 'tan' ini banyak mirip dengan negara-negara lain. Hal itu disebabkan letaknya yang berada di tengah sehingga terpengaruh model masjid kawasan lain. Nah, berikut ini 7 masjid megah di Asia Tengah:
1. Shopan ata Underground Mosque, Mangystau, Kazakhstan
![7 Masjid Megah di Asia Tengah, dari Kazakhstan hingga Uzbekistan]()
Masjid ini menjadi warisan sejarah dan budaya di Kazakhstan, terkhusus Provinsi Mangystau. Masjid ini selalu dikaitkan dengan seorang bijak yang pernah menjadi pembimbing Beket ata (seorang tokoh agama dan pendidik).
Masjid ini dipahat di dalam batu dan terdiri dari 12 ruangan. Ada ruangan untuk shalat dan kelas untuk belajar. Selain itu, terdapat makam Shopan Ata dan balai-balai untuk pengunjung.
Kini, masjid tersebut sangat ikonik dan banyak dikunjungi. Para pengunjung juga bisa menikmat banyak kuliner di sekitar masjid. Ada pula Wisma di dekat masjid bagi pengunjung dari luar kota maupun luar negeri.
2. Masjid Haji Yaqub, Dushanbe, Tajikistan
![7 Masjid Megah di Asia Tengah, dari Kazakhstan hingga Uzbekistan]()
Masjid Haji Yaqub merupakan masjid yang sangat spektakuler. Masjid ini pernah menyandang sebagai masjid terbesar di Tajikistan, sampai pada akhirnya Masjid Tajikistan didirikan.
Masjid yang menampung 3.000 jamaah ini didirikan sekitr 200 tahun lalu. Nama masjid diambil dari nama Haji Yaqub, seorang pemimpin Tajikistan dan seorang ulama yang berperang melawan Jenderal Zuo Zongtang dari Dinasti Qing.
Masjid Haji Yaqub bergaya arsitektur Persia dan berwarna-warni seperti masjid-masjid di Iran. Masjid ini memiliki kubah yang sangat besar. Terdapat lampu gantung yang sangat besar dan dihiasi dengan kaligrafi. Gambar itu dilukis di dinding luar dan dalam masjid.
Hal unik lain dari masjid ini adalah tiang-tiangnya bergaya arsitektur Persia sementara tata letak bergaya Rusia.
3. Masjid Kalyan, Bukhara, Uzbekistan
![7 Masjid Megah di Asia Tengah, dari Kazakhstan hingga Uzbekistan]()
Masjid Kalyan sangat terkenal di Uzbekistan. Masjid ini sangat bersejarah. Dalam bahasa Uzbekistan, negara yang kini membawahi Bukhara, kompleks rumah ibadah tersebut disebut Po-i-Kalyan. Secara harfiah artinya adalah ‘kaki besar’.
Masjid pertama kali dibangun pada 713 M. Memasuki 1121 M, penguasa Dinasti Karakhnaid, Arslan Khan, menambah luas kompleks ini sehingga berdekatan dengan pusat kota.
Sayang sekali, pada awal abad ke-13 bala tentara Genghis Khan mencaplok Bukhara dan sekitarnya. Masjid Kaylan pun tidak luput dari sasaran mereka. Hanya menara Kaylan yang selamat dari penyerbuat tersebut.
Otoritas Bukhara menyempurnakan kompleks Masjid Kaylan sejak 1514. Barulah pada masa pemerintahan Ubaydullah Kha, pembangunannya selesai.
4. Sher-Dor Madrasa, Samarkand, Uzbekistan ![7 Masjid Megah di Asia Tengah, dari Kazakhstan hingga Uzbekistan]()
Madrasah Sher-Dor dibangun pada ke-17. Masjid sekaligus madrasah ini menjadi pusat intelektual para filsuf dan teolog terkemuka di Uzbekistan pada selama berabad-abad.
Madrasah ini dibangun atas perintah Ashtar Khanid Yalantgush Bahadur di lokasi khanaka Ulughbek yang dibongkar pada tahun 1619-1636. Arsitek Samarkand Abdulzhabbor terlibat dalam konstruksi, dan dekorasi dibuat oleh master Muhammad Abbas.
Desain dibuat dalam gaya tradisional Asia Tengah, dan tiang utama terkesan dengan portal pintu masuk besar dengan lengkungan runcing.
5. Masjid Turkmenbashi Ruhy, Turkmenistan
![7 Masjid Megah di Asia Tengah, dari Kazakhstan hingga Uzbekistan]()
Masjid ini merupakan masjid terbesar di Asia Tengah, yang terletak di ibukota Turkmenistan, Ashgabat. Dibangun pada 2002-2004, masjid ini dibangun atas prakarsa Turkmenbashi dan dinamai sesuai namanya. Masjid ini memiliki makna "masjid spiritualitas Turkmenbashi" atau "masjid semangat Turkmenbashi". Masjid ini juga terletak di Gypjak, desa asli Turkmenbashi.
Keseluruhan komplek masjid dibangun dengan marmer putih oleh perusahaan Prancis Bouygues. Dibangun di atas lahan seluas 18 juta meter persegi, masjid ini memiliki satu kubah yang dikelilingi empat menara. Tinggi masjid adalah 55 meter, sedangkan menara memiliki ketinggian 91 meter. Tinggi 91 meter itu melambangkan tahun 1991, saat Turkmenistan memperoleh kemerdekaan.
Di sekitar masjid terdapat air mancur, yang membuat masjid terlihat lebih indah. Dinding masjid secara tradisional dihiasi dengan ayat-ayat Al Qur'an dan juga ungkapan dari Rukhnama, yakni buku tentang spiritualitas dan moralitas yang ditulis oleh Turkmenbashi sendiri.
Di dalam masjid ada ruang shalat yang luas dan kubah berbentuk selestial yang dicat indah dengan warna biru. Sementara lantai masjid ditutupi dengan karpet kerajinan tangan orang Turkmen. Masjid ini bisa menampung sekitar 10 ribu jamaah. Di bawah masjid juga terdapat garasi bawah tanah, yang bisa menampung lebih dari 400 mobil.
6. Masjid Sultan Khazret, Kazakhstan
![7 Masjid Megah di Asia Tengah, dari Kazakhstan hingga Uzbekistan]()
Masjid Sultan Khazret merupakan salah satu bangunan paling unik dan indah yang terletak di ibukota Kazakhstan, Astana. Dibangun di atas lahan seluas 27 hektar, masjid ini merupakan masjid kedua terbesar setelah Masjid Turkmenbasy Ruhy. Masjid ini dapat menampung hingga 10 ribu jamaah.
Bangunan masjid ini memiliki kubah yang berukuran 167 kaki dan menara setinggi 252 kaki dengan masjid bertingkat tiga. Keindahan masjid ini telah menarik wisatawan sejak 2012.
Masjid Sultan Khazret memiliki ruang shalat terpisah bagi pria dan wanita. Selain itu, masjid ini juga dilengkapi dengan kafetaria dan ruang kelas untuk menggelar seminar-seminar. Masjid ini juga kerap menyelenggarakan program televisi tentang keagamaan dan menerbitkan artikel.
7. Masjid Bishkek di Kyrgyzstan![7 Masjid Megah di Asia Tengah, dari Kazakhstan hingga Uzbekistan]()
Masjid Bishkek juga diklaim sebagai tempat ibadah terbesar di Asia Tengah. Masjid yang memiliki kapasitas 6.000 orang ini berdiri di ibukota Kyrgyzstan, Bishkek. Masjid ini dibangun oleh Turki dengan menelan biaya sebesar 25 juta dolar.
Pembangunan masjid ini dirampungkan oleh Yayasan Keagamaan Turki pada Kantor Urusan Keagamaan di Turki. Dibangun dengan gaya Ottoman, masjid ini memiliki mimbar yang disebut 'mihrab', sebuah tempat ceramah berbentuk setengah lingkaran yang menunjukkan arah Ka'bah. Selain itu, ada pula kursi khotbah yang disebut 'kursu', yang dibawa dari Turki.
Masjid Bishkek memiliki area tertutup dengan luas 7.500 meter persegi, yang memungkinkan sebanyak 6000 jamaah dapat menunaikan shalat dalam waktu bersamaan. Sementara dengan area terbuka masjid, kapasitas akan mencapai hingga 16 ribu jamaah.
(jqf)