LANGIT7.ID - , Jakarta - Kaki diabetik adalah komplikasi yang dialami penderita
diabetes. Umumnya kondisi ini terjadi lantaran kadar gula yang tinggi atau hiperglikemia yang tidak terkontrol. Penderita tidak bisa merasakan sakit atau sensasi ganjil, sehingga menyebabkan luka di kaki semakin parah bila tidak dirawat.
Menurut data ada 15 persen pasien dengan diabetes luka pada kaki dengan 60 persen di antaranya harus melakukan
amputasi. Karena itu, penderita kaki diabetik perlu memahami cara perawatannya agar tidak berdampak lebih buruk.
Baca juga: Sering Buang Air Kecil, Satu dari Tiga Gejala DiabetesDokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik dr Ni Made Swantari selain terapi medis, ada perawatan yang bisa dilakukan di rumah untuk penderita
kaki diabetik.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencuci kaki setiap hari. Kondisi kaki diabetik menyebabkan kulit kering, sehingga perlu untuk menggunakan pelembab. Namun, hindari untuk mengenakan di sela-sela jari.
"Jika kaki diabetes kita mengalami kulit kering dan sudah terjadi luka, maka kita harus meletakkan pelembab tapi jangan di sela-sela jari karena risiko
infeksi jamur," ujar dr Meda dalam webinar awam bagi Penderita Diabetes dan Keluarga, beberapa waktu lalu.
Kemudian, dr Meda menyarankan untuk memeriksa kondisi
sepatu sebelum digunakan. Pastikan di dalam sepatu tidak terdapat benda-benda yang dapat menyebabkan luka.
"Baal atau gangguan rasa sensorik itu tidak terasa, jadi jika ada benda di dalamnya kita pasti tidak akan mengetahuinya. Maka itu, lebih baik periksa sepatu dulu sebelum digunakan, jangan sampai luka di kaki semakin parah," katanya.
Baca juga: Bolehkah Penderita Diabetes dan Kardiovaskular Berpuasa?Berikutnya, dr Meda menganjurkan untuk mengganti sepatu setiap harinya. Namun, syarat ini dilakukan bagi penderita yang belum mengenakan sepatu khusus. Sebab, menurut dia setiap sepatu distribusi tekanannya berbeda-beda.
Lebih lanjut, alumni Universitas Indonesia ini meminta penderita kaki diabetik untuk selalu mengenakan alas kaki, baik di luar atau di dalam rumah.
"Hindari menggunakan sabun pewangi atau sabun antiseptik kepada kaki, karena akan menyebabkan kaki semakin kering," terangnya.
"Kemudian, jangan menggunakan kaki untuk memeriksa suhu air. Misal ketika ingin merendam kaki, suhu airnya diperiksa dulu melalui kakinya, jangan seperti itu. Karena kaki sudah baal jadi tidak bisa merasakan suhu dengan baik. Khawatir jika terlalu panas akan menjadi luka bakar," pungkas dr Meda.
Baca juga: Persiapan Ramadhan, Penderita Diabetes Wajib Perhatikan Ini(est)